Omzet Retribusi Masuk Pantai Matras Menurun 50 Persen

Pemasukan retribusi daerah dari kendaraan yang masuk ke Pantai Matras mengalami penurunan.

Omzet Retribusi Masuk Pantai Matras Menurun 50 Persen
bangkapos.com/Nurhayati
Tambatan perahu nelayan di Pantai Matras 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemasukan retribusi daerah dari kendaraan yang masuk ke Pantai Matras mengalami penurunan.

Dari target retribusi di Pantai Matras sebesar Rp 229 juta saat ini tidak mencapai target.
Pasalnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pantai Matras menurun.

Berkurangnya pemasukan daerah dari retribusi masuk Pantai Matras ini diakui Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka Asep Setiawan.

Dia mengatakan saat ini terjadi penurunan pemasukan daerah retribusi Pantai Matras itu sebesar 50 persen.

"Kesanggupan mereka (pengelola retribusi Pantai Matras--red) Rp 229 juta tapi dalam perjalanan karena Pantai Matras dirasa kurang elok lagi karena sudah ada talud, orang beralih ke Tongaci, Pantai Tikus Mas dan pantai lain yang sudah dibuka jadi omzet kita menurun 50 persen," jelas Asep kepada bangkapos.com, Sabtu (24/11/2017) di Disparpora Kabupaten Bangka.

Disinggung upaya Pemkab Bangka untuk menaikan kembali retribusi di Pantai Matras ia mengatakan perlu pembenahan tetapi kondisi di Pantai Matras lahannya juga belum clear, selain itu perlu sentuhan modal yang besar.

Oleh karena itu menurutnya Pantai Matras harus ditata sekaligus agar bisa menjadi kawasan wisata.

Sepertinya kondisi ruko-ruko yang di Pantai Matras yang memubazir tidak ditempati pedagang, alasan Asep, pihaknya serba salah dibangun ruko salah dibangun gazibo juga salah.

Mengenai kawasan Pantai Matras yang sudah banyak dimiliki oleh pribadi warga diakuinya itu salah satu yang tidak bisa diselesaikan oleh pihaknya. Namun jika ada pemilik lahan mau membangun lokasi tersebut lebih bagus pihak dinas pariwisata ikut mendorong.

"Seperti di sebelahnya yang sudah bagus tapi kondisinya sudah di pagar. Itu mungkin sementara dia pengamanan saja," ungkap Asep.

Diakuinya perlu modal untuk pengembangan Pantai Matras. Dia mencontohkan seperti di Pantai Batu bedaun yang sudah mulai dikembangkan oleh pihak investor.

"Orang-orang Bangka sudah mulai kembali lagi untuk membangun Bangka. Itu bagus juga kita dukung tetapi kita sarankan izinnya dilengkapi," imbau Asep.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved