2018, Pemkot Akan Terapkan Transaksi Non Tunai Secara Bertahap

Penerapan ini, akan dilaksanakan oleh Badan Keuangan Daerah (Bakueda) Kota Pangkalpinang dalam sejumlah transaksi

2018, Pemkot Akan Terapkan Transaksi Non Tunai Secara Bertahap
Bangkapos/Zulkodri
Kepala Bakueda Kota Pangkalpinang, Agusfendi 

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Mulai tahun 2018  mendatang Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang akan menerapkan transaksi keuangan dengan sistem non tunai. 

Penerapan ini, akan dilaksanakan oleh Badan Keuangan Daerah (Bakueda) Kota Pangkalpinang dalam sejumlah transaksi dengan bekerjasama dengan pihak Bank.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Pangkalpinang, Agusfendi kepada bangkapos.com mengatakan  penerapan implementasi sistem non tunai ini akan dilakukan secara bertahap.

Untuk 2018 diterapkan transaksi untuk pengeluaran untuk tahap awal.

" Selama ini, pembayaran gaji pegawai kita sudah menerapkan transaksi non tunai, kedepan pembayaran honor pegawai, PHL dan lainnya juga akan secara non tunai.

Sebelumnya pembayaran secara cash, dari dan ditransfer ke OPD masing-masing. Nanti tidak lagi. Langsung di transfer ke rekening pegawai masing-masing," ujarnya saat ditemui pada kegiatan sosialisasi dan praktek lapangan implementasi transaksi non tunai pemda pada Pemkot Pangkalpinang, di ruang pertemuan Walikota Pangkalpinang, Selasa (28/11/2017).

Setelah pada pengeluaran, lanjut Agusfendi tahap selanjutnya sistem penerimaan dimana untuk sistem ini, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan kajian agar tidak menimbulkan masalah dan memberatkan masyarakat.

" Apakah nanti, seperti penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) retribusi dan sejumlah pajak ini, yang masih kita kaji," ucapnya.

Penerapan transaksi ini, menurut Agusfendi juga untuk mengurangi dan menghindari adanya praktek pungutan liar.

Sehingga diharapkan  pihak ketiga ataupun rekan kerja dari Pemkot Pangkalpinang apabila melakukan pembayaran langsung  di Bank.

" Jadi semuanya nanti tidak perlu lagi, antri. Dirumah saja bisa, cukup lewat handphone. Sekarang zamannya sudah serba online. Semua ini, tetap kita lakukan bertahap tidak semuanya, makanya kita akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara bertahap.(*)

Penulis: zulkodri
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help