Video : 350 Lansia Terlantar dan 165 Disabilitas Terima Bantuan Dari Kemensos

Selain pendamping, acara ini juga menyerahkan secara resmi kartu beserta uang tunai kepada dua anak penyandang disabilitas berat

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama BNI menggelar penyaluran bantuan sosial non tunai kepada asistensi sosial lanjut usia terlantar (ASLUT) dan asistensi sosial penyandang disabilitas berat (ASPDB), Selasa (28/11) yang dihadiri pendamping ASLUT dan ASPDB dari lima kabupaten di Pulau Bangka.

Selain pendamping, acara ini juga menyerahkan secara resmi kartu beserta uang tunai kepada dua anak penyandang disabilitas berat.

Kepala Dinas Sosial Babel, H.Aziz menjelaskan bantuan non tunai ini berasal dari Kementrian Sosial RI yang disalurkan melalui bank milik pemerintah BNI.

Kondisi saat ini terdapat 6.900 penyandang disabilitas dan 36.000 lansia terlantar di Bangka Belitung.

Adapun ASPDB dan ASLUT yang mendapat bantuan merupakan usulan data dari pemerintah daerah. Pasalnya penerima bantuan memiliki kategori berasal dari fakir miskin.

Berdasarkan data terpadu, fakir miskin penyandang disibiltas dan lansia terlantar didata untuk program percepatan penanggulangan kemiskinan.

"Basis data ini tidak boleh salah karena ketika salah pendataan maka yang tidak berhak nanti bisa dapat. Kita tiap tahun ada validasi data. Selain itu tiap disabilitas dan lansia terlantar punya pendamping program keluarga harapan (PKH),"terang H.Aziz.

Sementara itu Pemimpin BNI Cabang Pangkalpinang, Mohamad R.Djajadiningrat menjelaskan program bantuan non tunai ASPD dan ASLUT menjadi program pertama bagi BNI sebagai penyalur.

Tahun lalu BNI pernah menjadi penyalur program keluarga harapan (PKH) yang langsung diterima oleh penerima manfaat.

Namun tahun ini karena penerima manfaat merupakan kalangan disabilitas dan lansia terlantar maka pengambilan dana dibantu melalui pendamping dari Dinas Sosial Babel.

Diketahui terdapat 350 penerima manfaat ASLUT dengan total senilai Rp.560 juta dan 165 penerima manfaat ASPDB dengan total senilai Rp.198 juta.

Besaran dana ASLUT masing-masing sebesar Rp,1,6 juta yang dibagi menjadi dua tahap. Sementara kalau ASPDB masing-masing sebesar Rp,1,2 juta.

Penyaluran bantuan non tunai ASLUT dan ASPDB akan berlanjut di Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur pada 30 November 2017.

"Target kami penyaluran ini sudah selesai akhir November. Pengambilan dana bantuan melalui kartu ada pin dan tinggal gesek oleh pendamping. Ke depan ada agen BNI 46 sebagai perpanjangan tangan BNI,"tutupnya.(*)

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved