BangkaPos/

Edison Taher, Berjualan Jambu Biji Demi Pendidikan

EDISON TAHER, sosok yang bisa dibilang memberikan warna baru bagi pendidikan di Kota Pangkalpinang.

Edison Taher, Berjualan Jambu Biji Demi Pendidikan
Istimewa
Edison Taher 

“Saya sudah terbiasa mandiri, sejak kecil diajarkan mandiri, sudah jualan jambu biji keliling kampung pas masih SMP. Jadi tukang bangunan pas STM.Setelah bapak saya meninggal, Ibu menghidupi kami 10 bersaudara, dia berjualan beras di pasar, berangkat pagi pulang sore”.

EDISON TAHER 

=============

EDISON TAHER, sosok yang bisa dibilang memberikan warna baru bagi pendidikan di Ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kota Pangkalpinang.

Sejumlah terobosan sudah dilakukannya bersama tim yang solid di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM).

Hasil dari tangan dingin Edison Taher sudah banyak dirasakan masyarakat dan lembaga pemerintahan saat ini, salah satunya interkoneksi seluruh sekolah dan instansi di Pemkot Pangkalpinang di tahun 2008, yang belakangan disebut dengan Pangkalpinang Education Cyber City (PECC).

Edison Taher sebelum menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) kota Pangkalpinang, memulai karir sebagai guru di SMKN 2 Pangkalpinang, dahulu dikenal STM Negeri Pangkalpinang, tahun 1983.

“Saya sekolah STM di Padang, melanjutkan kuliah terus lulus kuliah di FPTK IKIP Padang September 1983, selang sebulan, Oktober saya berangkat ke Pangkalpinang langsung ngajar di STM. Waktu itu bersama enam orang teman kesini. Bayangan saya, Pangkalpinang itu kota modern, karena dekat dengan Singapura, saya taunya Pangkalpinang itu Tanjung Pinang, ternyata jauh sekali dari bayangan saya. Pangkalpinang masih tertinggal saat itu,” kenang Edison.

“Saya ingat pesan ibu saya, sekolah itu penting untuk masa depan, bagaimanapun kondisinya, harus tetap sekolah,” lanjutnya.

Edison tidak bergeming, dia semakin terpacu untuk menerapkan ilmu Teknik Sipil yang didapatnya di bangku kuliah.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help