Aksi Sulap Demian Makan Korban, Begini Tanggapan Kepolisian

Kita lihat ahli pidana, bagaimana dengan sepak bola kalau pemain melakukan pemukulan di lapangan bola apakah bisa dituntut?

Aksi Sulap Demian Makan Korban, Begini Tanggapan Kepolisian
Kompas.com/Akhdi Martin Pratama
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono 

Jika Ada Laporan Polisi Kasus Death Drop, Ahli Pidana Akan Tentukan Unsur Pidana Kasus Ini

BANGKAPOS.COM--Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, hingga kini pihaknya belum menerima laporan terkait kasus kecelakaan panggung pesulap Demian Aditya.

"Belum ada laporan. (Penyelidikan) dilakukan kalau ada LP (laporan polisi), " ujar Argo saat dihubungi Kompas.com, Jumat (1/11).

Baca: Foto-foto Kemesraan Edison Bersama Istri Cantiknya yang Sedang Hamil Besar

Ia mengatakan, setelah LP dilayangkan, pihaknya pun harus memanggil ahli pidana untuk menentukan ada atau tidaknya unsur pidana dalam kasus ini.

"Kita lihat ahli pidana, bagaimana dengan sepak bola kalau pemain melakukan pemukulan di lapangan bola apakah bisa dituntut? Begitu juga dengan kegiatan entertainment," kata dia.

Edison Wardhana, stuntman (pemain pengganti adegan berisiko), mengalami kecelakaan dalam aksi Death Drop oleh Demian Aditya dalam SCTV Awards 2017, Rabu (29/11) malam.

Baca: Sebagian Paru-paru Dipotong, Kondisi Edison Stuntman Demian di The Death Drop Belum Stabil

Seorang rekan Edison yang enggan disebut namanya membenarkan kejadian itu.

"Yang lo baca di medsos itu bener," katanya.

Kabar yang beredar di media sosial menyebutkan, Edison, yang akrab disapa Echon, berada di dalam peti yang dijatuhkan dalam aksi Death Drop tersebut.

Aksi tersebut pernah ditampilkan Demian ketika mengikuti America's Got Talent beberapa bulan lalu.

Kabar kecelakaan dalam aksi tersebut baru diketahui pada Kamis (30/11) pagi dan meramaikan media sosial.

Sejauh ini Kompas.com belum mendapatkan konfirmasi dari Demian maupun SCTV. (*)

Sherly Puspita/Kompas.com

Editor: khamelia
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help