Begini Semaraknya Perayaan Maulid Nabi di Balunijuk, Lebih Meriah Dibanding Lebaran Idul Fitri

sejak pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB kunjungan masyarakat dari berbagai daerah di Pulau Bangka mulai memadati desa. Kondisi ini

Begini Semaraknya Perayaan Maulid Nabi di Balunijuk, Lebih Meriah Dibanding Lebaran Idul Fitri
Bangkapos/Heru Widharko
Suasana perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di salah satu rumah warga Desa Balunijuk, Jumat (1/12/2017). 

Laporan wartawan Bangka Pos.com, Herru W

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Balunijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Jumat (1/12/2017) berlangsung meriah.

Pantauan Bangkapos.com, sejak pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB kunjungan masyarakat dari berbagai daerah di Pulau Bangka mulai memadati desa. Kondisi ini membuat lalu lintas menjadi macet.

Kemacetan di Jalan Raya Desa Balunijuk, Jumat (1/12/2017).
Kemacetan di Jalan Raya Desa Balunijuk, Jumat (1/12/2017). ((Bangkapos.com/Herru W))

Kemeriahan perayaan Maulid Nabi muhammad SAW di Desa Balunijuk memang rutin dilaksanakan setiap tahun. Bahkan lebih meriah dan lebih ramai dibanding perayaan Hari Raya Idul Fitri maupun Idul Adha.

Baca: Hanya Ada di Bangka, Lebaran Maulid yang Kemeriahannya Bak Idul Fitri dan Idul Adha

Ramainya kendaraan, mengharuskan Polisi dari Polres Bangka dan Polres Pangkalpinang dibantu warga setempat turun langsung mengatur jalan-jalan di desa itu.

Selain itu, ramainya Desa Balunijuk menjadi peruntungan tersendiri bagi pedagang asongan dan kaki lima. Di sepanjang jalan dapat dengan mudah ditemui pedagang yang menjajakan dagangannya.

Mulai dari penjual mainan anak-anak, makanan dan minuman ringan hingga pedagang pakaian ramai mendatangi Desa Balunijuk.

Putri Ayu, warga Pangkalpinan yang berkunjung ke Desa Balunijuk mengaku hampir setiap tahun dirinya bersama keluarga datang berkunjung untuk menyaksikan perayaan Maulid Nabi yang selalu meriah di Desa Balunijuk.

"Kebetulan kakak saya menikah dengan orang Balunijuk, jadi setiap tahun kami rutin berkunjung ke desa ini. Suasana perayaan Maulid Nabi lebih ramai dibanding Lebaran Idul Fitri. Mungkin karena banyak masyarakat dari berbagai daerah yang datang ke sini," ujarnya. (*)

Penulis: Herru W
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help