Home »

Video

PT Angkasa Pura II dan Yayasan Kick Andy Ukur Kaki Tunadaksa di Babel

Ini bentuk kepedulian kita bagi disabilitas, dengan kaki palsu ini kita berharap mereka bisa menjalankan aktivitasnya

 Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -  PT Angkasa Pura II bekerjasama dengan Yayasan Kick Andy melakukan pengukuran kaki palsu bagi penyandang tunadaksa di Bangka Belitung.

Ada 42 orang yang terdaftar di Babel untuk diukur di Kantor Dinas Sosial Babel, Kamis (30/11/2017). 

Setelah diukur, 42 orang ini nantinya akan mendapatkan bantuan kaki palsu.

Sayangnya, tidak semuanya dapat dilakukan pengukuran, pasalnya ada yang baru beberapa bulan selesai amputasi dan masih belum bisa untuk menggunakan kaki palsu.

Selain itu, ada juga penderita Diabetes Moletus yang   memiliki resiko tinggi apabila menggunakan kaki palsu

Koordinator Program Kemitraan Bina Lingkungan PT AP II Babel, Andrian Wahyudi mengatakan kegiatan ini dilaksanakan serentak di 12 cabang AP di Indonesia.

Ia mengatakan Kuota untuk mendapatkan bantuan kaki palsu  se Indonesia sebanyak 377 orang.

"Untuk Babel Kouta kita ada 42, jika hari ini ada yang tereliminasi dan enggak bisa untuk diberikan kaki palsu, Koutanya tetap untuk Babel dan akan kita ganti dengan orang lain membutuhkan silahkan daftar ke dinas sosial Provinsi untuk Kouta tersisa. Ini dilakukan serentak di Cabang AP II sebagai komitmen perusahaan di bidang sosial," katanya di sela-sela pengukuran kaki palsu, Kamis (30/11/2017).

Pihaknya, berharap dengan program ini banyak disabilitas yang terbantu dan dapat melakukan aktivitas lebih normal.

Dengan bantuan kaki palsu ini juga diharapkan dapat menggugah mereka yang sudah patah semangat karena keterbatasannya untuk terus melanjutkan kehidupan dengan bantuan kaki palsu.

"Ini bentuk kepedulian kita bagi disabilitas, dengan kaki palsu ini kita berharap mereka bisa menjalankan aktivitasnya, seperti manusia normal meski ada Kekurangan," harapnya.

Pengurus Yayasan Kick Andy, Sugiarto mengatakan pihaknya memang kerap menjadi vendor untuk pemberian kaki palsu gratis bagi disabilitas yang membutuhkan dengan bekerjasama dengan perusahaan swasta, BUMN maupun pemerintah. 

Pemberian kaki palsu ini menurutnya, dapat kembali memunculkan semangat mereka yang selama ini mengalami kekurang lantaran harus diamputasi baik karena kecelakaan ataupun penyakit.

"Dengan memberikan kaki palsu kita menggugah hati mereka, mungkin yang tadinya menyerah dan hanya di rumah saja, dengan kaki palsu mereka bisa kembali beraktivitas misalnya ke kebun, berwirausaha sesuai kemampuan mereka, kita ingin mengetuk hati mereka bahwa mereka tidak sendiri ada banyak yang perduli," katanya. (*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help