Remaja Manado Bernama 'Tahanan PBB' Ini Tak Canggung Berteman

Nama Tahanan PBB dilekatkan pada dirinya sebagai ekspresi keputusasaan kedua orangtuanya terhadap nasib mereka yang tidak jelas

Remaja Manado Bernama 'Tahanan PBB' Ini Tak Canggung Berteman
(Kompas.com/Ronny Adolof Buol)
Tahanan PBB bersama rekan sekolahnya, Lito. 

Tahanan lahir sewaktu kedua orangtuanya menghuni Rudenim Sumbawa sebelum pada 2010 dipindahkan ke Rudenim Manado.

Nama Tahanan PBB dilekatkan pada dirinya sebagai ekspresi keputusasaan kedua orangtuanya terhadap nasib mereka yang tidak jelas hingga sekarang.

Beruntunglah Tahanan bersama kakak dan adiknya bisa diizinkan bersekolah.

Adiknya juga punya nama yang cukup aneh, "Tahanan PBB Nomor Dua".

"Saat bersekolah saya bisa melupakan status saya sebagai tahanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan sebagai imigran pencari suaka," kata Tahanan.

Dia mengaku sangat senang punya teman seperti Lito, yang punya kesamaan minat terhadap mata pelajaran Biologi.

"Dia tidak pernah pelit untuk berbagi," ujar Tahanan sambil menggoda temannya.

Tahanan berasal dari Suku Hazara di Afganistan.

Orangtuanya harus meninggalkan negaranya dan mencari suaka di negara lain gara-gara gejolak politik dan perang.

"Ayah menceritakan bahwa awalnya kami harus mengungsi dengan menggunakan kapal laut"

Halaman
123
Editor: khamelia
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help