PT Bintang 7 Edukasi Tolak Penyalahgunaan Obat

Produk ini (komix) legal dan positif bila digunakan untuk pengobatan dengan cara komsumsi obat yang benar.

PT Bintang 7 Edukasi Tolak Penyalahgunaan Obat
foto Bangka Pos/ Ardhina Trisila Sakti
Siswa SMPN 9 Pangkalpinang mengantri minuman Komix Lo Han Kuo. Varian produk baru Komix, minuman untuk meredakan panas dalam. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Area Koordinator PT  Bintang 7 Bangka Belitung, Indyanto menceritakan bahwa sejak tiga tahun lalu Komix menjadi obat berlingkar biru yang sering disalahgunakan. 

Informasi ini disampaikannya pada saat Komix Show bertema "Sehat Harus Pakai Obat Secara Wajar, Sabtu (2/12) kepada 400 siswa SMPN 9 Pangkalpinang.

Pemberitaan viral mengenai penyalahgunaan obat Komix menurut Indyanto dapat disalahartikan bagi sebagian orang yang memiliki kedangkalan informasi. Guna memperluas wawasan PT. Bintang 7 pun menggelar Komix Show secara nasional termasuk di Pulau Bangka.

"Produk ini (komix) legal dan positif bila digunakan untuk pengobatan dengan cara komsumsi obat yang benar. Jangan coba-coba pakai obat ini untuk yang tidak baik karena berdampak untuk kesehatan dan tidak bagus untuk (citra) perusahaan kami," jelas Area Koordinator PT. Bintang 7 Bangka Belitung, Indyanto.

Beberapa oknum yang diketahui sering melakukan penyalahgunaan obat seperti anak muda putus sekolah dan pengangguran. PT. Bintang 7 sebagai penyalur Komix juga mendapatkan informasi dari outlet penjual obat yang mengatakan pembelian obat batuk dapat mencapai sebanyak 1 box berisi 30 sachet dan paling laris saat malam minggu.

Sementara untuk kondisi di Bangka Belitung dari laporan toko di daerah dan kepala desa. Pembelian obat batuk Komix di wilayah Tempilang dan Bangka Selatan lebih banyak dibanding daerah lainnya.

Di Pulau Belitung penjualan dapat mencapai 700 karton (1 karton berisi 50 dus) per bulan sedangkan di Bangka lebih banyak mencapai 1.000 karton per bulan.

Sebagai pencegahan penggunaan obat yang tidak tepat, PT.Bintang 7 berinisatif melakukan sosialisasi.

Terdapat dua sekolah yang dipastikan dikunjungi oleh Komix Show seperti SMKN 4 Pangkalpinang dan SMPN 9 Pangkalpinang. Sebanyak tiga sekolah lagi ditargetkan untuk dilakukan sosialisasi di bulan Desember 2017.

"Anak-anak SMP ini usia yang lebih rawan penyalahgunaan obat. Makanya kita melakukan edukasi dengan mendatangkan dokter sebagai narasumber kompeten," ujar Indyanto saat ditemui Bangka Pos.

Sementara itu, tindakan pencegahan turut dilakukan Kepala Sekolah SMPN 9 Pangkalpinang, Ristina dengan cara sesekali merazia tas siswa bersama OSIS dan bagian Kesiswaan apabila ada yang mencurigkan.

Ia juga mengingatkan agar kewaspadaan tak hanya menjadi tugas sekolah. Namun turut menjadi tanggung jawab orang tua siswa dan pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan.

"Alhamdulilah belum ada (siswa terlibat penyalahgunaan obat). Selain kerjasama dengan pihak Komix kita juga ada kerjasama dengan puskesmas Gerunggang yang datang untuk pemberian obat tambah darah sekaligus sosialisasi menghindari penyalahgunaan obat," tutupnya.

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved