Home »

Lokal

» Bangka

Baru 70 persen Pengusaha Bidang Pariwisata di Bangka Kantongi Izin

Baru sekitar 60 hingga 70 persen pengusaha di bidang kepariwisataan yang mengantongi perizinan.

Baru 70 persen Pengusaha Bidang Pariwisata di Bangka Kantongi Izin
Bangka Pos/Nurhayati
Kabid Pemasaran Pariwisata Disparpora Kabupaten Bangka Indrata Yuzaka bersama Kadisparpora saat membuka sosialisasi tentang kepariwisataan, Sabtu (2/12/2017) di Ruang Rapat Bangka Bermartabat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Kabid Pemasaran Pariwisata Disparpora Kabupaten Bangka Indrata Yuzaka  mengatakan  hasil monitoring dan evaluasi baru sekitar 60 hingga 70 persen pengusaha di bidang kepariwisataan yang mengantongi perizinan.  

"Ini izin usaha kami mempercepat prosesnya, tapi bagi yang belum punya juga kita arahkan untuk mengurus izin," kata Indrata di Kantor Bupati Bangka, Sabtu (2/12/2017)

Indarata  menilai pengusaha di sektor pariwisata di Kabupaten Bangka  sejauh ini cukup taat, tetapi ada juga yang sudah jalan usahanya sedangkan izinnya masih dalam proses.

Baca: Asep Akui di Bangka Ada Pemilik Usaha Belum Punya Perizinan

Untuk itu Disparpora Kabupaten Bangka mengelar sosialisasi undang-undang kepariwisataan mengenai usaha kepariwisataan yang disinkronkan dengan peraturan daerah (perda) yang dijalankan oleh dinas terkait dalam hal ini Kantor Perizinan Terpadu (KPT).

"Kami menselaraskan antara hak semua orang untuk membuka usaha dan mencari penghidupan. Itu kan dilindungi oleh negara, namun harus melalui prosedur yang benar supaya ada kepastian hukum dan juga ada prosedur pembinaan dari Pemkab Bangka," jelas Indrata.

Pihaknya sudah melakukan sosialisasi secara langsung door to door ke semua stakeholder yang berkaitan dengan pariwisata dari tiga bulan yang lalu.

Untuk saat ini sosialisasi dilakukan secara kolektif bagi para pengusaha kepariwisataan di Sungailiat khususnya ada potensi yang menimbulkan keresahan di masyarakat seperti panti pijat berkaitan dengan asusila.

Baca: Teddy Sudarsono Sebut Pariwisata di Bangka Jalan Ditempat

Pemilik warnet karena adanya peraturan jam malam dan siswa tidak diperbolehkan masuk, dan pemilik cafe yang menjual minuman keras.

"Kita undang semua kita berikan sosialisasi begini dasar hukumnya yang belum memiliki perizinan diminta mengurus izinnya kaitanya ada dengan retribusi. Semakin banyak mereka terdaftar semakin banyak retribusi yang masuk," jelas Indrata.

Pada sosialisasi ini disparpora juga mensosialisasikan mengenai sanksi jika melanggar ada teguran tertulis pertama dan kedua tetapi jika masih dilanggar, maka akan dicabut izinnya bagi yang memiliki perizinan dan bagi yang tidak memiliki izin harus dihentikan kegiatannya.

"Semua usaha itu harusnya mempunyai izin usaha yang sesuai dengan apa yang mereka lakukan," tegas Indrata.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help