BangkaPos/

Lakukan 3 Aktivitas ini Bisa Tingkatkan Kecerdasan dan Kemampuan Bayi

Masa keemasan belajar dimulai saat bayi lahir dan di 12 bulan pertama. Peran orangtua sangat besar.

Lakukan 3 Aktivitas ini Bisa Tingkatkan Kecerdasan dan Kemampuan   Bayi
Tiga Aktivitas Sederhana yang Meningkatkan Kemampuan Otak Bayi | Thinkstock 

BANGKAPOS.COM - Masa keemasan belajar dimulai saat bayi lahir dan selama masa tumbuh kembang bayi di 12 bulan pertama. Di sini, peran orangtua sangat besar bagi pembentukkan kecerdasan dan kemampuan lainnya agar lebih optimal.

"Ada potensi perkembangan kognitif yang luar biasa selama tahun-tahun awal," kata Shiao-Ling Lim, yang mengelola Shichida education centres di Melbourne dan Sydney.

Seperti yang dia jelaskan, belajar tidak perlu formal, atau harus terstruktur, "Ini (belajar) benar-benar masalah memaksimalkan apa yang telah Ibu lakukan dengan bayi."

Nah supaya bayi cerdas maksimal, lakukan tiga aktivitas sederhana ini untuk meningkatkan kemampuan otak bayi Ibu:

1. Melatih otot mata

Otot mata merupakan hal yang rentan, maka diperlukan aktivitas yang dapat melatih otot-otot mata si kecil.

Gunakan boneka dan dapatkan perhatian bayi Ibu. Lalu dorong anak untuk mengikuti arah boneka dengan menggunakan matanya, saat Ibu memindahkannya dari kiri ke kanan, naik turun dan dalam setengah lingkaran.

Sebagai orang dewasa, penglihatan kita akan kiat menyempit, namun latihan ini dapat membantu mempertahankan bidang pandang bayi yang lebih luas.

2. Bermain dengan tekstur yang berbeda. 

Latih aktivitas bayi yang sekaligus mengasah kelima inderanya untuk merangsang otak dan ajarkan dia bahasa. Pastikan Ibu selalu konsisten dengan kata-kata yang digunakan, sehingga dia bisa mengerti.                                                               
3. Melatih memori 

Dari 12 bulan pertama, Ibu bisa mulai melatih memori bayi. Hal ini baik untuk mengasah ketajaman otaknya.

Hal yang bisa Ibu lakukan misalnya, ceritakan pada bayi sebuah dongeng dengan menggunakan kartu bergambar dan lihat berapa banyak yang dapat dia ingat.

Mungkin di usianya yang masih kecil ia belum bisa berbicara, namun perhatikan matanya untuk tahu bagaimana cara ia mengingat. (*)

Editor: zulkodri
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help