Di Babel Banyak Ditemukan Penderita Katarak, Ini Penyebabnya

Di Babel ini banyak nelayan, mereka sehari-hari melaut, faktor cahaya sangat besar pengaruhnya terhadap mata. Selain itu karena

Di Babel Banyak Ditemukan Penderita Katarak, Ini Penyebabnya
Bangkapos/Nordin
Agus Sulaiman ketua Yayasan Mata Terang melihat pasien yang telah usai melakukan operasi katarak di RSK Bakti Wara Pangkalpinang, Senin (4/12) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Agus Sulaiman ketua Yayasan Mata Terang mengungkapkan, masyarakat di Babel sangat banyak menderita katarak.

Faktornya karena kurangnya pemahaman masyarakat akan penyakit ini dan keengganan untuk melakukan pemeriksaan.

Diapun menyarankan jika sudah terkena gejala katarak agar segera memeriksa diri ke pihak kesehatan.

"Di Babel ini banyak nelayan, mereka sehari-hari melaut, faktor cahaya sangat besar pengaruhnya terhadap mata. Selain itu karena faktor lainnya seperti keturunan dan masih banyak lagi lainnya," terang Agus kepada Bangkapos.com, Senin (4/12)

Polda Kepulauan Bangka Belitung menggelar kegiatan Operasi Katarak Gratis bekerjasama dengan Yayasan Mata Terang dan RS Mata Cicendo dilakukan mulai tanggal 4-7 Desember 2017 bertempat di Rumah Sakit Katolik (RSK) Bakti Wara Pangkalpinang.

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Pasien datang langsung ke RSK Bakti Wara.

"Target kami 200 orang, tapi kalau masih ada yang mendaftar kami akan tetap layani," sebut Agus.(*)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved