BangkaPos/

Pasangan Molen-Sopian Resmi Diusung PDIP

Pasangan H Maulan Aklil SIP MSi dan Muhammad Sopian resmi maju menjadi Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pang­kalpinang.

Pasangan Molen-Sopian Resmi Diusung PDIP
Istimewa
Pasangan H Maulan Aklil SIP MSi dan Muhammad Sopian resmi maju menjadi Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pang­kalpinang 2018-2023 dari Partai PDI Perjuangan. 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Pasangan H Maulan Aklil SIP MSi dan Muhammad Sopian resmi maju menjadi Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pang­kalpinang 2018-2023 dari Partai PDI Perjuangan.

Pasangan dengan jargon SMS (Senyum Molen Sopian) ini melenggang setelah keluarnya surat rekomendasi resmi DPP PDIP yang diberikan secara langsung Ketua DPD PDIP Babel Didit Srigusjaya, dalam kegiatan Rakercabsus DPC PDI-P Pangkalpinang di Hotel Grand Vella Pangkalanbaru Bangka Tengah, Sabtu (2/12).

Di hadapan ratusan ka­der Banteng Moncong Putih ini, Ketua DPC PDI-P Kota Pangkalpinang Abang Hertza menuturkan, pada hari Sabtu (2/12) menjadi tonggak sejarah Kota Pangkalpinang.

Pe­ng­urus PDIP bersama jajarannya siap menerima perintah dan berkomitmen menjaga rekomendasi DPP PDIP untuk memenangkan pasangan SMS.

Sementara itu, Molen dalam orasi politiknya mengatakan, salah satu magnet untuk pulang kampung, tak lain adalah untuk menyatukan keluarga.

Dirinya sangat berterima kasih kepada keluarga besar PDIP yang menerimanya menjadi bagian dari keluarga PDIP.

“Hidup itu pilihan, masa pensiun saya dari PNS 19 tahun lagi dengan pangkat golongan 4 C. Prinsipnya, kalau ingin jadi orang besar keluarlah dari zona nyaman, karena orang yang paling sial adalah orang yang takut ambil risiko. Dengan mengucap Bismillah, saya tinggalkan daerah rantau dan izinkan saya pulang kampung membangun Pangkalpinang SENYUM (Sejahtera, Nyaman, Unggul, dan Makmur,” kata Molen.

“Kami (# SMS_Senyum Molen Sopian) yakin dengan kekompakan yang ada di ruangan ini, bersama PKS dan NasDem, maka kemenangan itu sudah ada di depan mata, karena PDIP adalah partai pemenang,” tuturnya.

Sementara itu Ketua DPD PDIP Bangka Belitung Didit Srigusjaya menuturkan, tidak ada alasan lain untuk kader PDIP, selain menghantarkan pasangan SMS menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang.

Didit mengaku, dirinya sempat mendapat tamparan ketika ada beberapa kader yang mundur dari kepengurusan.

“Namun dengan kehadiran ratusan kader yang memenuhi ruangan ini, saya yakin menandakan awal kekompakan, dan tanda-tanda PDI-P masih dicintai rakyat. Saya mengajak kepada para kader yang sempat mundur, marilah pulang ke rumah sendiri, dan kami akan menerima dengan ta­ngan terbuka. Namun perlu digaris bawahi, Saya lebih baik bersahabat dengan lawan politik, dari pada ada penghianat di tubuh PDI-P, merdeka,” teriak Didit yang dijawab spontan oleh ratusan kader.

Pada kesempatan tersebut Didit menjelaskan bahwa PDIP sangat mengapresiasi pengorbanan Molen untuk pulang kampung.

Molen berani mengorbankan kariernya sebagai PNS, demi mengabdikan diri untuk membangun kampung halaman.

“Sudah menjadi keharusan kader PDIP untuk menghantarkan Molen menjadi Wali Kota Pangkalpinang periode 2018-2023. Lepas dari Rakercabsus, saya ingin ada laporan per dua minggu sekali dari DPC PDIP Kota Pangkalpinang ke DPD PDIP Babel. Dan perlu saya ingatkan kepada Bang Molen, keseriusan PDIP untuk memenangkan Pilkada 2018 ini. Kami telah mengundang saudara kita dari Bangka Tengah, dan Bangka Selatan, yang tak lain untuk ikut berjuang memenangkan SMS,” tukasnya. (adv/tim media/may)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help