BangkaPos/
Home »

Video

Banjir Kerap Meluap di Jalan Parit Empat hingga Rendam Rumah Warga

Ruas jalan raya di ibu kota Kecamatan Parittiga, yakni di Jalan Kantor Pos-Parit Empat, kini sering mengalami banjir.

Banjir Kerap Meluap di Jalan Parit Empat hingga Rendam Rumah Warga
ist
RENDAM RUMAH WARGA -- Ruas jalan raya di ibu kota Kecamatan Parittiga, yakni di Jalan Kantor Pos-Parit Empat, kini sering mengalami banjir. Dampaknya selain merendam pemukiman warga, juga merusak badan jalan arah Desa Sekarbiru. Foto banjir Jumat 29 November 2017. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ruas jalan raya di ibu kota Kecamatan Parittiga, yakni di Jalan Kantor Pos-Parit Empat, kini sering mengalami banjir.

Banjir di ruas jalan tersebut bisa terjadi ketika daerah itu diguyur hujan.

Pemuka masyarakat di Desa Puput, Rusdy Saputra (Kwik Kian Lie) mengungkapkan, luapan banjir juga sering merendam pemukiman penduduk di sekitar jalan Parit Empat-Kantor Pos Desa Puput, terutama di sekitar simpang Parit Empat Desa Puput-Perumnas Desa Parittiga.

"Intinya masyarakat berharap Pemda Bangka Barat, dalam hal ini, kedepan pemerintah dapat menanggulangi bencana tahunan ini, dengan melakukan normalisasi berkelanjutan," harap Rusdy kepada bangkapos.com Senin (4/12).

Seperti banjir yang terjadi Minggu (3/12) kemarin (bukan tanggal 29/11), ruas jalan dan rumah warga di sekitar simpang tersebut sebagian terendam banjir.

Dikatakan Rusdy, selain penting dilakukan normalisasi berkelanjutan terhadap saluran air di sekitar lokasi banjir, di daerah itu agar dibangun kolong penampungan atau kolam retensi dan pembangunan saluran air atau siring di pemukiman masyarakat.

"Ketika tempat itu banjir, maka arus lalu lintas akan terhambat dan aktivitas warga yang rumahnya ikut terendam juga menjadi terganggu," jelas Rusdy.

Warga Sekarbiru, Andri mengungkapkan, dampak dari banjir di sekitar Simpang Parit Empat-Perumnas, banjir tidak hanya meluap ke pemukiman penduduk, tapi juga merusak badan jalan arah ke Desa Sekarbiru.

"Kami hanya bisa berharap, agar ada penangggulangan banjir di tempat itu, daripada dampaknya semakin melebar," ujar Andri.

Berikut videonya:

Penulis: riyadi
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help