Warga Limang-Pangkalberas 'Kami Sudah Letih Perbaiki Jembatan'

Kena hujan panas, sebentar saja bisa rusak, hancur. Kami dak sanggup setiap tahun harus memperbaiki sendiri, biaya dari masyarakat

Warga Limang-Pangkalberas 'Kami Sudah Letih Perbaiki Jembatan'
Bangkapos/Riyadi
Jembatan kayu antara Dusun Limang-Desa Pangkalberas Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat, kini kondisinya sudah kritis dan membahayakan arus lalu lintas kendaraan dan masyarakat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA --warga Dusun Limang, Pangkalberas Desa Pangkalberas Kecamatan Kelapa, hampir setiap tahun memperbaiki jembatan kayu yang menghubungan dua dusun tersebut.

Kadus Limang Pangkalberas Kusman mengatakan, biaya gotong royong memperbaiki jembatan, swadaya masyarakat murni.

"Misal tahun lalu biaya mucak (memperbaiki) jembatan iuran dari warga Limang, nah di tahun berikutnya gantian, yaitu dari Pangkalberas. Material jembatan kami juga cari sendiri, kami letih setiap tahun harus memperbaiki jembatan sendiri, tanpa bantutuan dari pemerintah atau pihak lainnya," ujar Kusman kepada bangkapos.com Rabu (6/12).

Kades Pangkalberas Rudi mengatakan, siapaun akan tahu namanya jembatan kayu itu tidak bisa bertahan lama.

"Kena hujan panas, sebentar saja bisa rusak, hancur. Kami dak sanggup setiap tahun harus memperbaiki sendiri, biaya dari masyarakat kami sendiri.

Fungsi jembatan itu sangat vital bagi semua kegiatan masyarakat, karena Jembatan Limang-Pangkalberas, satu-satunya akses ekonomi, pendidikan, kesehatan dan sektor-sektor lain, khususnya di Limang dan Pangkalberas.(*)

Penulis: riyadi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved