BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Dijenguk Wartawan, Pendekar Silat ini Semangat Mau Sembuh

Staf Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan Kabupaten Bangka Jaya M Tagor, terbaring di pembaringan.

Dijenguk Wartawan, Pendekar Silat ini Semangat Mau Sembuh
Bangka Pos / Nurhayati
Jaya M Tagor yang terbaring sakit di rumahnya saat para insan pera dari Komunitas Wartawan Bangka (KWB) menjenguknya, Kamis (7/12/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Staf Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan Kabupaten Bangka Jaya M Tagor, terbaring di pembaringan.

Dileher sebelah kanannya terlihat benjolan besar sebesar seperti telur angsa. Disambangi para insan pers dari Komunitas Wartawan Bangka (KWB),  Kamis (7/12/2017), mantan kepala satpam Pasar Sungailiat ini terlihat tersenyum.

Kendati sedang sakit ia tetap bersemangat bercerita bagaimana dirinya ketika menjalani Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan biopsi di Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang.

Pendekar Silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah ini sempat memperagakan bagaimana posisi dirinya menjalani MRI selama dua jam.

Diceritakan Leni, suaminya tidak pernah merasakan sakit yang ia derita. Awalnya hanya menganggap sakit gondok.

"Waktu itu dipikir sakit gondok dikasih belau (bubuk untuk pakaian-red )  tiga hari dak sembuh. Dak dirasainnya sakitnya," ungkap Leni,

Menurutnya tiga bulan sebelumnya baru terasa sesak napas dan pusing-pusing. Kemudian 10 bulan ini benjolan di leher Tagor semakin membesar. "Berobat lah keliling," kata Leni.

Namun setelah diperiksa di RSUD Sungailiat dari hasil pemeriksaan dokter menyatakan Limfoma kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Mohamad Hosien Palembang untuk diperiksa kembali.

"Rencananya tanggal 12 Desember ini kita kembali ke rumah sakit untuk mengambil hasil biopsinya," kata Leni.

Diakuinya, Bupati Bangka H Tarmizi Saat, Rabu (6/12/2017) pagi sempat membesuk Tagor di rumahnya. Bupati menyarankan agar Tagor dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta.

"Kemarin bupati kesini sarannya dibawa ke RSCM Jakarta. Minta Pak Boy (Sekretaris KB PP Bangka Boy Yandra mengurusnya. Bupati maunya bapak ini sembuh seperti dia. Kami nunggu hasil di Palembang kalau bisa direkomendasi bawa ke RSCM tidak diulang dari nol. Jangan sampai nunggu karena kasihan bapak," jelas Leni.

Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan bupati dan pegawai di Pemkab Bangka. Dia merasa senang atas perhatikan dan kepedulian bupati.

"Harapan diangkat penyakitnya dan bapak bisa sembuh kembali," harap Leni.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help