BangkaPos/

Jembatan Ambrol Material Fasum Harus Dibongkar Muat di Jembatan

Mobil yang bawa material masjid kami, begitu sampai tengah (dekat ujung) jembatan, harus bongkar muatan materialnya dulu, material

Jembatan Ambrol Material Fasum Harus Dibongkar Muat di Jembatan
ist
Kondisi jembatan Limang-Pangkalberas Desa Pangkalberas Kecamatan Kelapa. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Jembatan kayu panjang 33,20 meter antara Dusun Limang-Pangkalberas Desa Pangkalberas Kecamatan Kelapa, kini makin parah.

Di bagian jembatan ada yang sudah ambrol, akibat kayu penyangga dan papan permukaan jembatan patah.

Kondisi itu membuat pembangunan Masjid di Dusun Limang menjadi terhambat, akibat material bangunan yang diangkut menuju dusun itu, harus dibongkar dan dimuat lagi di tengah jembatan.

Kadus Limang Kusman mengungkapkan, mobil yang bisa melintasi Jembatan Limang-Pangkalberas, hanya mobil kecil saja.

"Mobil yang bawa material masjid kami, begitu sampai tengah (dekat ujung) jembatan, harus bongkar muatan materialnya dulu, material harus dipikul ke ujung jembatan untuk di muat lagi di mobil kecil, harus bongkar di jembatan, karena jembatan itu sudah ambrol, hanya mobil kecil dan kosong muatan yang bisa lewat, itupun harus meniti papan pas ban mobil," ungkap Kusman kepada bangkapos.com Kamis (7/12).

Setiap ada mobil lainnya, yang juga bawa muatan, mau tidak mau harus bongkar dulu di atas jembatan, sebelum bagian yang ambrol.

Setelah mobil melintasi bagian yang ambrol dengan meniti sekeping papan untuk setiap bannya, muatan baru diambil dan dimuat kembali, dengan cara dipikul.

Begitu juga dengan material bangunan masjid Limang, terhambat dalam proses pengakutannya, terutama saat di jembatan tersebut.(*)

Penulis: riyadi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help