BangkaPos/

Merdunya Suara Adzan Erzaldi Roesman Bikin Ustadz Abdul Somad Tak Berani Jadi Imam, Masya Allah

Ustadz Abdul Somad jarang memposting video Erzaldi Roesman mengumandangkan adzan. Baru tiga jam diposting dilihat sebanyak 109.714 kali.

Merdunya Suara Adzan Erzaldi Roesman Bikin Ustadz Abdul Somad Tak Berani Jadi Imam, Masya Allah
Bangka Pos/ Resha Juhari - Instagram

"Masyarakat biarkan dia berekspresi tidak diikat seperti layang-layang tapi harus ada aturan. Ada cyber law untuk mengatasi cyber crime itu. Ceramah baru selesai, pencuri-pencuri ceramah sudah unggah segala macam. Kita baru edit mereka sudah upload," terangnya.

Disebutkan, alat-alat ini (media sosial) diciptakan untuk merusak.

YuoTube, Instagram, Facebook dan sebagainya adalah alat alat komunikasi.

Tujuan diciptakan untuk hiburan, yang dapat merusak pikiran.

Namun, dari 10 ada 1 yang melakukan kebaikan maka itu sangat menggembirakan.

Media sosial hanya sekian persen saja untuk mengaji.

"Sosmed merusak tapi satu orang mengaji akan lebih baik. Orang Babel bisa kenal saya karena alat ini. Ambil positif saja, fitnah itu bunga-bunga," lanjut Ustaz Somad.

Ustaz Somad juga berpesan pada masyarakat untuk cerdas saat menghadapi pilkada.

Dia mencontohkan dalam beribadah.

Ada yang berpendapat bacaan basmallah dalam shalat harus 'sir' atau pelan-pelan.

"Lalu masyarakat akan cari soal itu. Apa hukum bacaan bismillah, pelan atau keras. Lalu masyarakat mencari di google. Lalu bertebaran informasi di google," kata Ustaz Somad.

Sehingga begitu pentingnya peran guru.

Nanti ustaz yang akan menjelaskan perihal tersebut.

"Ibarat sebuah katalog di perpustakaan besar. Pilihan kita jangan masuk perpustakaan atau kedua kita dalam kebingungan. Makanya sering mengaji di masjid, agar tahu tentang agama. Oh ternyata mahzab itu banyak," terangnya.

Begitu pula dalam politik.

Para calon akan dicitrakan oleh tim IT.

"Sehingga perlu ada upaya tabbayun atau klarifikasi agar jelas. Masyarakat harus cerdas mencari. Sahabat pers tidak judge (menghakimi) tapi mencerdaskan orang. Jangan memberikan kesimpulan yang buruk," jelas Ustaz Somad.

(bangkapos.com/teddymalaka/nurhayati/Alza Munzi/idandimeikajovanka)

Penulis: teddymalaka
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help