BangkaPos/

Penyakit Menular dan Berbahaya Sedang Mewabah di Indonesia, Kenali Fakta-faktanya

Data Kemenkes menujukkan sampai dengan November 2017, ada 95 kabupaten dan kota dari 20 provinsi yang melaporkan kasus difteri.

Penyakit Menular dan Berbahaya Sedang Mewabah di Indonesia, Kenali Fakta-faktanya
Ilustrasi 

"Satu kasus difteri, baru suspect saja, itu sudah dianggap kejadian luar biasa, atau KLB, dimana di situ pemerintah harus memastikan dilakukan tindakan-tindakan supaya tidak menyebar karena sangat infectious (menular)," ujar Jane.

Baca: 7 Jurus Investasi yang Bisa Bikin Kamu Mapan Sebelum Usia 30 Tahun

Penyebab mewabahnya difteri saat ini, menurut Jane, kurang efektifnya upaya-upaya untuk memastikan penyakit ini tidak menyebar.

"Dari tadinya beberapa kabupaten di Jawa Timur pada tahun 2009, saat ini sudah 20 provinsi dengan 95 kabupaten," jelasnya.

3. Prosentase meninggal 6%

Dituturkan Jane, sejak tahun 2015, jumlah kematian akibat difteri meningkat hingga 502 kasus. Untuk tahun ini saja, sejak Januari hingga November tercatat lebih dari 590 kasus dengan prosentase kematian sekitar 6%.

"Ada penurunan karena setiap kali ada laporan kasus difteri, maka itu ketentuannya harus segera diperiksa ke laboratorium, apabila dalam tenggorokannya ada selaput yang tebal itu, langsung diberi antibiotik.

Sementara orang-orang yang berada di sekitar juga harus diperiksa tanpa menunggu hasil laboratorium dan diberikan imunisasi tetanus difteri," kata dia.

Artinya, orang-orang tersebut divaksinasi ulang tanpa memandang status vaksinasi sebelumnya.

Baca: Hasil Olah TKP, Inilah Penyebab Mahasiswi UIN yang Jago Karate Tewas di Kosan

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: BBC Indonesia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help