BangkaPos/

Sekda Babar Minta Pertahankan Opini WTP

Saya menekankan kepada aparat pengawasan intern pemerintah agar dapat lebih profesional untuk meningkatkan akuntabilitas

Sekda Babar Minta Pertahankan Opini WTP
ist
kegiatan pengawasan daerah dengan tema Optimalisasi pengawasan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih guna mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Kamis (7/12/2017) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kabupaten Bangka Barat mengadakan gelar pengawasan daerah dengan tema Optimalisasi pengawasan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih guna mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Kamis (7/12) di graha aparatur pemkab Bangka Barat.

Kegiatan dibuka Sekda Yunan Helmi, disaksikan undangan dari seluruh Desa, perwakilan sekolah dan OPD di Bangka Barat.

Acara juga dihadiri Ketua Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, BPK RI, Kejaksaan negeri Bangka Barat dan dari saber Pungli Polres Bangka Barat yang sekaligus menjadi nara sumber diskusi panel.

Dalam sambutannya, Sekretaris daerah mengajak semua pihak untuk terus bekerja khususnya dengan mempertahankan predikat WTP yang telah diraih terhadap laporan keuangan yang telah di peroleh Bangka Barat.

" Saya menekankan kepada aparat pengawasan intern pemerintah agar dapat lebih profesional untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan dan pembangunan daerah, fokus pada temuan pemeriksaan yang mengarah pada kerugian negara. Mari kita tindak lanjuti terhadap adanya temuan. Saya minta sampai akhir desember selesai," kata Yunan dalam sambutannya.

Menurut sekda, mempertahankan prestasi WTP jauh lebih sulit dari pada meraihnya, untuk itu dia mengingatkan agar kerjasama dengan pihak lainnya dapat terjalin dengan baik.

"Saya optimis, kedepan desa-desa dan sekolah akan kita maksimalkan, kalau ada kendala terkait pengelolaan keuangan segera komunikasikan, Mumpung kita kerjasama dengan kejaksaan. Pergunakan dengan baik sehingga tidak ditemukan hal- hal yang tidak pas dalam pengelolaan keuangan." jelasnya.(*)

Penulis: oni
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help