Dinas PU Akan Surati Kontraktor Perbaiki Jalan Bergelombang

Penghujung 2017 kondisi Jalan bekas penggalian pipa PDAM di Opas (Depati Bahrin belakang pujako) dan RE Martadinata masih terlihat belum sempurna.

Dinas PU Akan Surati Kontraktor Perbaiki Jalan Bergelombang
Bangka Pos / Dhina
Jalan Re Martadinata yang masih bergelombang lantaran tambalan aspal

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Dekat penghujung 2017 kondisi Jalan bekas penggalian pipa PDAM di Opas (Depati Bahrin belakang pujako) dan RE Martadinata masih terlihat belum sempurna.

Masih  tampak tambalan aspal bergelombang yang menutup bekas galian. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Pangkalpinang, Suparlan angkat bicara terhadap pengaspalan jalan bekas galian pipa yang dinilai tidak sempurna.

Dikatakannya penutupan bekas galian dengan aspal akhir tahun ini sudah semuanya dilakukan. Meski demikian Suparlan mengakui masih ada sebagian jalan lagi yang belum dirapikan.

Hingga pertengahan bulan ini pihaknya masih akan menyurati kontraktor yang mengerjakan agar bertanggung jawab terhadap pemerataan jalan bekas galian.

"Beberapa jalan sudah dirapikan seperti Kacang Pedang, sementara jalan RE Martadinata itu masih bergelombang itu tanggung jawab mereka (kontraktor). Nanti kita akan minta dirapikan kembali," ujar saat ditemui Bangka Pos, Jumat (8/12/2017)

Berdasarkan perjanjian batas tanggung jawab kontraktor berakhir 31 Desember 2017.

Jalan Re Martadinata Kelurahan Opas (Depati Bahrin belakang pujako)
Jalan Re Martadinata Kelurahan Opas (Depati Bahrin belakang pujako) (Bangka Pos / Dhina)

Bila pihaknya masih menerima laporan jalan yang bergelombang akibat penggalian pipa maka Dinas Pekerjaan Umum (PU) berencana akan menggunakan dana pemeliharaan jalan tahun anggaran 2018.

Setiap tahun anggaran pemeliharaan jalan Dinas Pekerjaan Umum Kota Pangkalpinang sebesar Rp.1 Miliar. Dari dana ini Suparlan mengakui jumlahnya tak mencukupi untuk merawat jalan kota Pangkalpinang sepanjang lebih dari 400 kilometer.

Menurut Suparlan, idealnya 1 kilometer jalan membutuhkan dana sebesar Rp.10 juta. Jadi setidaknya untuk pemeliharaan jalan 400 kilometer membutuhkan dana sebesar Rp.4 miliar.

Halaman
12
Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved