Akhir Hidupnya Tragis, Jenderal Kejam Israel Ini Meninggal Setelah 8 Tahun Koma

Ariel Sharon meninggal dunia setelah selama 8 tahun mengalami koma dan hidup dengan alat bantu pernapasan.

Akhir Hidupnya Tragis, Jenderal Kejam Israel Ini Meninggal Setelah 8 Tahun Koma
Ariel Sharon 

BANGKAPOS.COM - Di panggung politik Timur Tengah dan internasional, Ariel Sharon, yang bernama lengkap Ariel Scheinermann, merupakan figur kontroversial.

Dari kecil Ariel, yang lahir di Kfar Malta, Palestina, pada 27 Februari 1928, sudah didoktrin keluarganya untuk mendukung gerakan Zionisme.

Melansir Intisari Online, pada usia 14 tahun, Ariel yang menerjemahkan dukungannya terhadap Zionisme dengan cara menyerang rakyat Palestina itu mulai masuk organisasi bersenjata.

Baca: Trump Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Kebakaran Hebat Melanda Los Angeles

Ia bergabung dengan kelompok mafia Haganah dan beberapa tahun kemudian masuk satuan Infantri Israel, Brigade Alexandroni.

Sebagai militer yang gemar melakukan serangan brutal, Ariel yang kemudian menjabat komandan terus melancarkan teror terhadap rakyat Palestina.

Dalam berbagai pertempuran yang dialami, Ariel sempat terluka dan hampir saja tewas.

Karier militernya terus menanjak. Pada 1949 ia dipercaya memimpin unit intai tempur Brigade Golani.

Tak hanya berkarier di militer, tahun 1950 Ariel masuk Universitas Ibrani Yerusalem dan mengambil studi Sejarah dan Kultur Timur Tengah.

Baca: Fadli Zon Tertimpa Musibah Gara-gara Kecam Donald Trump Soal Yerusalem

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved