Banmus DPR Tunda Bahas Penganti Setya Novanto

Badan Musyawarah Nasional Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memutuskan menunda pembahasan proses pergantian Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)

Banmus DPR Tunda Bahas Penganti Setya Novanto
Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Partai Golkar Aziz Syamsuddin irit bicara usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (27/11/2017).(Kompas.com/Robertus Belarminus) 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA  - Badan Musyawarah Nasional Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memutuskan menunda pembahasan proses pergantian Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Nama Politisi Partai Golkar Aziz Syamsuddin sebelumnya ditunjuk Setya Novanto untuk menjadi Ketua DPR.

"Disepakati dalam Bamus untuk menunda pergantian (Ketua DPR). Namun, surat tersebut tetap dibacakan dalam rapat paripurna," ujar Aziz usai rapat Bamus di Kompleks Parlemen, Senin (11/12/2017).

Aziz turut diundang dalam rapat itu meski bukan pengurus fraksi. Aziz diundang lantaran namanya disebut Novanto sebagai penggantinya.

Baca: Fadli Zon Jadi Plt Ketua DPR, Usai Setya Novanto Mundur

Rapat Bamus itu dilakukan sebelum sidang paripurna dimulai sore ini. Seluruh fraksi mengirimkan wakilnya. Namun, seluruh fraksi sepakat untuk tidak membahas pengganti Novanto kali ini.

Aziz mengungkapkan alasan fraksi-fraksi itu tak mau membuat kegaduhan baru.

"Gaduh dalam arti kata ada perbedaan internal (Golkar), makanya agar tidak meluas disepakati dalam bamus untuk menunda," ucap Aziz. 

Sebelumnya Setya Novanto mengirimkan surat pengunduran dirinya kepada Fraksi Golkar dan pimpinan parlemen sebagai Ketua DPR.

Dalam surat tersebut, ia juga menunjuk Aziz Syamsuddin sebagai penggantinya. Namun surat tersebut hanya ditandatangani oleh Ketua Fraksi Golkar, tanpa sekretaris fraksi.

Penunjukan tersebut dilakukan tanpa adanya rapat pleno Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar.(*)

Artikel ini sudah dimuat di Kompas.com dengan judul DPR Belum Sepakati Aziz Syamsuddin Gantikan Setya Novanto

Editor: zulkodri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved