Yayasan Pertiba Mewisuda 256 Lulusan Mahasiswa, Ketua Yayasan: Jangan Cepat Berpuas Diri

Yayasan Pertiba menjadi perguruan tinggi swasta tertua di Provinsi Babel. Di usianya mencapai 35 tahun, Pertiba telah meluluskan 4.764 orang.

Yayasan Pertiba Mewisuda 256 Lulusan Mahasiswa, Ketua Yayasan: Jangan Cepat Berpuas Diri
ist
Yayasan Pertiba Mewisuda 256 Lulusan Mahasiswa 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Suasana wisuda Yaya­san Pertiba Pangkalpinang yang mewisuda Sarjana dan Magister STIE Pertiba dan STIH Pertiba Angkatan XXVII Tahun 2017, Sabtu (9/12) di Hotel Novotel Bangka berlangsung sukses.

Sebanyak 256 lulusan yang diwisuda terbagi dari mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) yang mengenakan pakaian toga berwarna kuning sementara mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Pertiba mengenakan pakaian toga berwarna merah.

Wisudawan dari STIE Pertiba jenjang S1 sebanyak 95 orang dan S2 sebanyak 10 orang. Sementara STIH Pertiba jenjang S1 sebanyak 130 orang dan S2 sebanyak 21 orang.

Acara wisuda Sarjana dan Magister Pertiba turut dihadiri Koordinator Kopertis Wilayah II Pelembang, Slamet Widodo.

Ia menuturkan di masa pendidikan formal otak kiri selalu diasah untuk mencerdaskan kecerdasan intelektual dan berpikir logika. Namun saat kembali ke masyarakat, seseorang harus memiliki kecerdasan emosional dan jiwa entrepreneur (pengusaha).

“Bukan berhenti belajar tapi mulai untuk move on (berpindah) dari otak kiri ke otak kanan. Kecerdasan sosial dibutuhkan karena yang terjadi di masyarakat sangat pelik dan persaingan semakin ketat,” kata Slamet Widodo saat menjadi salah satu pembicara.

Yayasan Pertiba menjadi perguruan tinggi swasta tertua di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Di usianya mencapai 35 tahun, Pertiba telah meluluskan 4.764 orang.

Ketua Yayasan Pertiba Abdullah Mahdi mengatakan wisuda bukan hanya sebagai seremonial meraih gelar akademik belaka. Terlebih penting wisuda menjadi momentum keberhasilan untuk mencapai tujuan selanjutnya.

“Jangan cepat berpuas diri, teruslah belajar se­iring de­ngan kemajuan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan informasi yang dituntut dunia kerja,” tegasnya.

Prof. H. Saparudin, MT, P.hD dalam orasi Ilmiahnya mengangkat tema Perubahan Paradigma Manajemen Organisasi dan Sumber Daya Manusia pada Organisasi Bisnis dalam Era Ekonomi Digital
Guna Meningkatkan Kualitas Perguruan Tinggi.

Yaya­san Pertiba mengirimkan dosen untuk mengikuti pendidikan pascasarjana strata 3 (S3) ke luar daerah seperti Bandung dan Jakarta bahkan luar negeri di Turki.

Dari STIE Pertiba yang sedang mengikuti kuliah S3 sebanyak 4 orang, 3 orang diantaranya sudah selesai.

Sedangkan dari STIH Pertiba yang sedang mengikuti kuliah S3 sebanyak 5 orang, 2 orang diantaranya sudah menyelesaikan pendidikannya. Terhitung jumlah seluruh tenaga pengajar Yayasan Pertiba yang telah dan belum selesai kuliah S3 pada kedua sekolah tinggi mencapai 14 orang. Jumlah ini akan melebihi syarat minimal yang telah ditentukan Kemenristekdikti.

“Anda akan dilepas. Berkompetisi rebutlah kemenangan, jaga nama baik almamater Pertiba, tunjukkan dedikasimu. Jadilah alumni yang membanggakan dan selamat berkarya,” pesan Abdullah Mahdi. (Advetorial)

Penulis: krisyanidayati
Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved