Desa Riau dan Lumut Antisipasi Masuknya Eks Penambang Tempilang

Pemdes Riau Kecamatan Riausilip dan Pemdes Lumut Kecamatan Belinyu, antisipasi eksodus eks penambang dari TI apung Laut Tempilang.

Desa Riau dan Lumut Antisipasi Masuknya  Eks Penambang Tempilang
Bangkapos/ riyadi
Kades riau Kecamatan Riausilip Zainar. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Desa Riau Kecamatan Riausilip dan Pemerintah Desa Lumut Kecamatan Belinyu, antisipasi masuknya eks  penambang dari TI apung Laut Tempilang, paska terjadi tragedi di Tempilang beberapa waktu lalu.

Informasi yang dihimpun bangkapos.com dari sejumlah penambang di DAS Perimping, bahwa setelah terjadi pembunuhan warga Tempilang oleh penambang di TI apung (penambang dari luar daerah), banyak masuk ke Dusun Sinar Gunung Desa Riau.

Dusun Sinar Gunung merupakan dusun yang berada disekitar DAS Perimping. Di DAS Perimping sendiri juga banyak aktivitas TI tower yang kebanyakan pekerjanya warga dari luar daerah.

Kades Riau Zainar mengatakan, dari awal (sejak kejadian Tempilang), sudah terbayang soal potensi masuknya eks penambang TI apung Tempilang Kabupaten Bangka Barat masuk ke wilayah Desa Riau.

"Kami sudah perkirakan sejak awal. Kami akan cek ke lapangan dulu, ada atau tidaknya penambang dari Tempilang masuk ke wilayah Desa Riau, kami hanya ingin antisipasi dan melakukan tertib administrasi kependudukan," ujar Zainar  (12/12/2017).

Kades Lumut Diki mengungkapkan hal sama, dengan melakukan pengecekan melalui perangkatnya yang ada di dusun-dusun di Desa Lumut.

"Kami koordinasi dulu dengan perangkat kami, ya antisipasi saja, kalau masuk ya lapor dulu dong," ujar Diki.(*)

Penulis: riyadi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved