Difteri Rentan Menyerang Anak yang Tak Diimunisasi

M. Rais Haru mengatakan dua penderita difteri di Babel yang meninggal memiliki riwayat tidak di imunisasi lengkap.

Difteri Rentan Menyerang Anak yang Tak Diimunisasi
bangkapos/Krisyanidayati
Kasi Surveilans dan imunisasi Dinkes Babel, M. Rais Haru. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kasi Surveilans dan imunisasi Dinkes Babel, M. Rais Haru mengatakan dua penderita difteri di Babel yang meninggal memiliki riwayat tidak di imunisasi lengkap.

"Riwayat dari dua anak yang meninggal tidak ada imunisasi sama sekali dan sekitar kampung mereka banyak orang tua tidak imunisasi anaknya, mereka yang tidak diimunisasi memiliki potensi besar terserang difteri," kata Rais, Rabu (13/12/2017).

Ia mengatakan upaya pencegahan untuk terhindar dari difteri ialah imunisasi lengkap dari usia bayi hingga balita. Saat ini cakupan imunisasi di Babel sudah mencapai 90 persen.

"Difteri rentan terjadi pada anak-anak yang tidak diimunisasi, Ini menyerang semua usia, kalau orang dewasa itu dia tidak sakit tapi membawa bakteri dan bisa menularkan ke yang lain," jelasnya.

Menurutnya, semua daerah rawan terserang Difteri dan harus diwaspadai dengan segera memeriksakan ke dokter jika menemukan gejala-gejala difteri.

"Harus selalu waspada, mobilitas orang di Babel ini tinggi, sekarang di kita memang cuma tiga tapi bisa saja ada orang luar yang membawa bakteri ini," katanya.

Penulis: krisyanidayati
Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help