Ribuan Warga Hadiri Kegiatan Pangkalpinang Berzikir

Dipenghujung tahun 2017, Pemerintah Kota Pangkalpinang mengelar kegiatan tabligh akbar dan dzikir bersama sekaligus santunan 1000 anak yatim piatu

Ribuan Warga Hadiri Kegiatan Pangkalpinang Berzikir
Bangka Pos / Zulkodri
Wakil Walikota Pangkalpinang, M Sopian bersama Kapolda Babel, Brigjen pol, Syaiful Zachri, ustadz Dafa dan tokoh agama, tokoh masyarakat dan sejumlah pejabat OPD Pemkot Pangkalpinang saat menghadiri kegiatan Tabligh Akbar dan santunan 1000 anak yatim Piatu pada kegiatan Pangkalpinang berzikir di halaman Kantor Walikota Pangkalpinang, Rabu (13/12/2017). 

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Dipenghujung tahun 2017, Pemerintah Kota Pangkalpinang mengelar kegiatan tabligh akbar dan dzikir bersama sekaligus santunan 1000 anak yatim piatu di halaman kantor Walikota Pangkalpinang, Rabu (13/12/2017) malam.

Ribuan jamaah sejak pukul 19.00 Wib mulai memadati kegiatan dzikir akbar yang menghadirkan pimpinan pondok Dafa Al Muhajir Jawa Barat, Ustadz Farid Mahmud atau dikenal dengan pangilan Ustadz Dafa yang sering tampil di program acara Da'i MNC TV dan ustadz Ali Wafa.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolda Babel, Brigjend polisi Syaiful Zachri, Sekda Pangkalpinang, Ratmida Dawam tokoh masyarakat, tokoh agama dan sejumlah pejabat OPD dilingkungan Pemkot.

Wakil Walikota Pangkalpinang, Muhammad Sopian mengatakan, dirinya secara pribadi maupun mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang, sangat senang dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi atas terselenggaranya kegiatan "Pangkalpinang Berdzikir".

" Kita berharap kegiatan ini menjadi sarana yang baik dalam upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT menuju Pangkalpinang yang pernuh barokah selalu dalam lindungan Allah. Menjadi ajang pemersatu dengan tidak membedakan segala unsur SARA, dengan membangun pangkalpinang bersama," ujarnya.

Kegiatan Pangkalpinang Berdzikir yang dilaksanakan hari ini, lanjut Sopian merupakan salah satu bentuk pembangunan ruhaniah untuk membentuk generasi intelektual yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.

" Pembangunan kita laksanakan tidak cukup hanya berbentuk fisik semata. Tetapi juga non fisik, seperti yang kita lakukan seperti sekarang ini. Kami yakin dan percaya kekuatan spiritual masih merupakan kekuatan tidak ada tandingnya. Kegiatan mental spiritual seperti ini, tidak akan kita abaikan tujuan kita mendekatkan keimanan dan ketakwaan," ucapnya. (*)

Penulis: zulkodri
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help