Warga Minta Perairan Tempilang Bebas dari TI Apung, Ini Janji Kapolres Babar

Kapolres Bangka Barat AKBP Hendro Kusmayadi S.Ik, berjanji membersihkan ponton TI apung yang beroperasi di perairan Tempilang.

Warga Minta Perairan Tempilang Bebas dari TI Apung, Ini Janji Kapolres Babar
Ist/dok Polda Babel
Foto pertemuan Kapolda Brigjen (Pol) Syaiful Zachri, Kapolres Bangka Barat AKBP Hendro Kusmayadi, anggota DPRD Bangka Barat Dafitri, Kapolsek dan Daramil dengan warga Tempilang, Senin (11/12/2017). 

TEMPILANG, BN -- Kapolres Bangka Barat AKBP Hendro Kusmayadi S.Ik, berjanji membersihkan ponton TI apung yang beroperasi di perairan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat.

Pembersihan akan dilakukan selama tiga hari mulai, Selasa (12/12) hingga Kamis (14/12).

Hal ini ditegaskan AKBP Hendro, menanggapi tuntutan warga, pasca terjadinya kerusuhan yang dipicu kasus terbunuhnya, Peki (20) warga Desa Air Lintang, Kecamatan Termpilang, Minggu (10/12) lalu.

"Saya berjanji tiga hari ke depan, mulai besok, Selasa , Rabu, Kamis, TI-TI apung di sini sudah bersih. Itu target kami dan barusan kami menghubungi PT Timah Tbk untuk meminjam tugboat guna membantu proses penarikan ponton-ponton tersebut. Tolong proses ini dihargai," kata AKBP Hendro saat audiensi dengan warga Tempilang di Kantor Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang, Senin (11/12).

Baca: Pasca Insiden Berdarah di Tempilang, Penambang TI Apung Pulang Kampung

Tempilang
Ponton TI apung, speed boat dan alat tambang apung lainnya dibakar massa di peraian Tempilang, Bangka Barat, Minggu (10/12/2017) malam. (Facebook/ Hanna)

Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Satpol PP Kabupaten Bangka Barat, tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk menertibkan warung remang-remang dan tempat permainan billiar di wilayah Pantai Pasir Kuning Desa Air Lintang seperti yang diminta warga dalam enam butir tuntutannya.

Namun dari enam poin yang diajukan warga, poin kedua yang meminta warga Selapan pria untuk angkat kaki dari Kecamatan Tempilang tidak bisa diakomodir oleh AKBP Hendro.

Sebab sebagai aparat penegak hukum, pihaknya harus melindungi semua warga tanpa pandang bulu.

"Namanya Polri saya melindungi semua warga, termasuk warga Selapan. Selama mereka tidak berbuat melanggar hukum, masalah hukum, akan saya lindungi," tegas AKBP Hendro.

Baca: Tersangka Tunggal Pembunuh Pemuda Tempilang Jadi Tersangka, Begini Nasib 2 Temannya

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved