Eko Wijaya dan BPH Migas Sosialisasi Sub Penyalur Penting Untuk Bantu Distribusi BBM Ke Daerah

Sub Penyalur BBM di daerah merupakan solusi bagi masyarakat untuk mendapatkan kemudahan akses mendapatkan BBM.

Eko Wijaya dan BPH Migas Sosialisasi Sub Penyalur Penting Untuk Bantu Distribusi BBM Ke Daerah
Istimewa
Anggota Komisi VII DPR RI, Eko Wijaya saat acara Sosialisasi Pengaturan Terhadap Implementasi Sub Penyalur di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diselenggarakan di Hotel Novotel, Pangkalpinang, Selasa (5/12/2017). 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Anggota Komisi VII DPR RI, Eko Wijaya menyatakan keberadaan Sub Penyalur BBM di daerah merupakan solusi bagi masyarakat untuk mendapatkan kemudahan akses mendapatkan bahan bakar minyak seperti solar dan premium.

Dengan sedikitnya jumlah penyalur seperti SPBU, SPBN atau SPBE, maka keberadaan sub penyalur akan membantu masyarakat.

“Di Provinsi kita, Bangka Belitung, dengan persoalan distribusi yang rumit, seperti kurang stok ataupun sedikitnya jumlah SPBU, maka Sub Penyalur bisa menjadi solusi jangka Panjang. Masyarakat tidak perlu antri panjang di SPBU yang jauh dari rumahnya. Cukup melalu sub penyalur tersebut,” ujar Eko Wijaya dalam acara Sosialisasi Pengaturan Terhadap Implementasi Sub Penyalur di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diselenggarakan di Hotel Novotel, Pangkalpinang, Selasa (5/12/2017).

Sosialisasi ini dihadiri Komite BPH Migas, Muhammad Ibnu Fajar, S.T., Gubernur PRovinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Bapak Ir. H. Syahrudin, M.Si., Walikota Pangkalpinang yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Bapak Drs. Suparyono, Perwakilan dari S.E retail VIII PT Pertaminan (Persero) Wilayah Bangka Belitung, jajaran BPH Migas dan Masyarakat selaku undangan.

Menurut politisi dari Partai Demokrat ini, Sub Penyalur nantinya akan bisa membantu mobilisasi masyarakat menjadi lebih lancar.

“Kebutuhan bahan bakar minyak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tidak hanya soal transportasi, tapi juga sektor lain seperti nelayan untuk melaut dan juga untuk bahan bakar alat pertanian. Jika distribusi BBM lancar, maka perekonomian akan terbantu.” Kata Eko Wijaya.

Ditambahkan pula oleh Eko Wijaya bahwa distribusi dan penyaluran BBM melalui Sub Penyalur nantinya akan lebih mudah dan akan menyentuh masyarakat langsung selaku pengguna.

Hal ini karena Sub penyalur diatur agar dekat dengan masyarakat selaku pengguna sehingga akan mudah didapatkan dan lebih tepat sasaran.

Selain itu, Eko Wijaya menambahkan bahwa keberadaan Sub Penyalur juga akan membuka lahan bisnis baru di masyarakat.

“Pengelola Sub Penyalur diserahkan kepada masyarakat. Dalam artian masyarakat dibebaskan untuk berinvestasi sebagai sub penyalur. Ini tentu saja akan menambah lahan pekerjaan baru di masyarakat. Roda perekonomian pun akan semakin bergairah di daerah terpencil sehingga tidak terpusat di kota saja,” ujar Eko Wijaya.

“Selain membantu distribusi agar semakin merata kedaerah terpencil. Sub Penyalur juga akan melindungi masyarakat dari kenaikan harga BBM di luar harga resmi Pemerintah. Sehingga nantinya masyarakat di daerah terpencil, pedalaman atau pulau-pulau kecil bisa mendapatkan bahan bakar minyak dengan harga yang wajar,” tutup Eko Wijaya. (Adv)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved