Foto-foto Masa Muda Ini Jadi Bukti Kerasnya Perjuangan AM Fatwa

AM Fatwa mulai berjuang untuk memperjuangkan keadilan sejak duduk di bangku kuliah.

Foto-foto Masa Muda Ini Jadi Bukti Kerasnya Perjuangan AM Fatwa
KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYA
Anggota DPD RI, AM Fatwa di GOR Jakarta Utara, Sabtu (23/7/2016). 

BANGKAPOS.COM - Kamis (14/12/2017) kabar duka kembali menyelimuti jagat politik Indonesia.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Andi Mappetahang Fatwa atau AM Fatwa dikabarkan meninggal dunia pada usia 78 tahun.

Ia meninggal pukul 06.25 AM di Rumah Sakit MMC, Jakarta.

Baca: Setya Novanto Dapat Jatah Uang Segini dari Penggelembungan Harga E-KTP

//

AM Fatwa menghembuskan nafas terakhir setelah berjuang melawan penyakit kanker hati.

Baca: Tato 8 Artis Cantik Bikin Penasaran, Ada yang di Perut Hingga Bagian Sensitif Ini

Sosok AM Fatwa bukanlah seorang politisi karbitan.

//

Beliau mulai berjuang untuk memperjuangkan keadilan sejak duduk di bangku kuliah.

AM Fatwa saat di penjara rezim Orde Baru 1980
AM Fatwa saat di penjara rezim Orde Baru 1980 (hidayatullah.com)

Bahkan namanya mulai terdengar luas pada zaman Orde Lama dan Orde Baru.

AM Fatwa kerap kali mengalami teror dan tindak kekerasan yang dilakukan oleh intel-intel kedua rezim otoriter tersebut, hingga keluar masuk rumah sakit dan penjara.

Baca: 11 Artis Meninggal Tahun 2017, Ada yang Drop Usai Jadi Bintang Tamu, Tersenyum Hingga Kurus Kering

Terakhir ia dihukum penjara 18 tahun (dijalani efektif 9 tahun lalu dapat amnesti) dari tuntutan seumur hidup, karena kasus Lembaran Putih Peristiwa Tanjung Priok 12 September 1984 dan khutbah-khutbah politiknya yang kritis terhadap Orde Baru.

am.fatwa
instagram.com/am.fatwa
am.fatwa
instagram.com/am.fatwa

Meski berstatus narapidana bebas bersyarat (1993-1999) dan menjadi staf khusus Menteri Agama Tarmizi Taher dan Quraish Shihab, mantan Sekretaris Kelompok Kerja Petisi 50 itu bersama Amien Rais menggulirkan gerakan reformasi,

Baca: Akhirnya MK Hapus Larangan Pernikahan Antar-Karyawan Sekantor

Berkat jasanya dan beberapa tokoh lainnya, Presiden Soeharto mengundurkan diri pada tanggal 21 Mei 1998.

Pada tanggal 14 Agustus 2008 ia dianugerahi tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana di Istana Negara.

Dan pada tanggal 29 Januari 2009 ia memperoleh Award Pejuang Anti Kezaliman dari Pemerintah Republik Islam Iran yang disampaikan oleh Presiden Mahmoud Ahmadinejad di Teheran bersama beberapa tokoh pejuang demokrasi dan kemerdekaan dari sembilan negara.

Baca: Rupanya Ciri di Bagian Ini yang Tak Bisa Dielak Hanna Annisa Pemeran Video Mesum Viral

Selain lihai dalam urusan politik, AM Fatwa juga dikenal karena tulisannya yang jenius.

Dari buah pikirannya telah lahir tidak kurang dari 24 buku.

 (TribunStyle.com/Triroessita Intan Pertiwi)

 
Editor: fitriadi
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help