Tim Gabungan Siap Turun Lagi Razia TI Apung DAS Perimping

Irwan menegaskan, tim gabungan tetap akan menindaklanjuti dan turun lagi, untuk merazia kegiatan penambangan ilegal

Tim Gabungan Siap Turun Lagi Razia TI Apung DAS Perimping
ist
Aksi massa dari desa-desa sekitar DAS Perimping saat menertibkan ponton TI apung di DAS setempat, Rabu (13/12) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA --Kasatrolda  Ditpolair Polda Babel Irwan Nasution mengatakan, aparat gabungan turun ke DAS Pemimpin, karena merespon Info adanya nelayan dan warga mau turun ke sana (Sungai Perimping).

"Kami turun untuk mengantisipasi agar tidak terjadi chaos," ujar Irwan dihubungi bangkapos.com Rabu (13/12) malam.

Baca: Sempat Dapat Perlawanan, Massa Gabungan Hancurkan Belasan TI Apung DAS Perimping

Ponton dan mesin TI apung yang (disembunyikan) di anak-anak sungai, ada yang tidak bisa ditarik, karena terkendala air surut, tapi ada juga yang ditarik ke Pos di Belinyu.

Saat tim turun, tidak ada aktivitas penambangan di DAS Perimping, karena banyak ponton sudah disembunyikan di anak anak sungai.

Penambangnya juga tidak ada ditempat.

Irwan menegaskan, tim gabungan tetap akan menindaklanjuti dan turun lagi, untuk merazia kegiatan penambangan ilegal di Perimping.

"Kami akan turun lagi ke sama, untuk razia lagi," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, ratusan massa gabungan dari desa-desa disekitar DAS Perimping, baik dari Kecamatan Riausilip, Belinyu Kabupaten Bangka dan Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat, ramai-ramai turun ke sungai Perimping dan menghancurkan belasan ponton serta puluhan mesin TI apung, Rabu (13/12) kemarin.

Ratusan warga turun ke DAS Pemimpin menggunakan perahu.

Aksi mereka mendapatkan pengamanan dari aparat terkait, gabungan dari Ditolak Polda Babel, Sat Pilar Polres Bangka, Polsek Belinyu, TNI AL Pos Pengamatan (Posmat) Belinyu, Paurops Unit Intel Lanal Babel dan Lembaga Kelautan Perikanan Indonesia (LKPI) Bangka.(*)

Penulis: riyadi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved