PIKI Gelar Interventional Cardiology Symposium di Babel

Diskusi ini kesempatan untuk teman-teman untuk bisa menambah ilmu dan sharing, terima kasih juga Perki Cabang Babel sudah menjadi

PIKI Gelar Interventional Cardiology Symposium di Babel
Bangka Pos/Krisyanidayati
Interventional Cardiology Symposium di Novotel, Sabtu (16/12/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Perhimpunan Intervensi Kardiovaskular Indonesia (PIKI) bersama Sanofi menggelar Interventional Cardiology Symposium di Novotel, Sabtu (16/12/2017).

Simposium ini diikuti sekitar 25 dokter jantung dari seluruh Indonesia, ini merupakan kali pertamanya Babel didaulat menjadi tuan rumah dalam simposium Nasional.

Ketua PIKI (Perhimpunan Intervensi Kardiovaskular Indonesia) dr Nur Haryono, SpJp. (K), FIHA mengangatakan melalui kesempatan ini diharapkan para dokter dapat menambah wawasan dan pengetahuan baru.

"Diskusi ini kesempatan untuk teman-teman untuk bisa menambah ilmu dan sharing, terima kasih juga Perki Cabang Babel sudah menjadi tuan rumah," katanya.

Ketua Perki Babel, dr. Surya Hafidiansyah, P. SpJP mengatakan dengan adanya simposium di Babel ini diharapkan dapat memberikan saran dan masukan berkaitan dengan kehadiran cathlab yang sudah dimiliki RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"RSUD Soekarno sudah memiliki cathlab selama ini kan kalau ada pasien Jantung masih dikirim ke Jakarta dan Palembang, sekarang kita sudah bisa di RSUD," ujarnya.

Ia berharap dengan adanya Simposium ini dapat meningkatkan pengetahuan para dokter jantung.

"Kami senang kehadiran kawan-kawan disini, semoga kita bisa merasakan manfaat dan ini menjadi semangat untuk kami meningkatkan pelayanan Kardiovaskular di Babel," katanya.

Perwakilan Sanofi Indonesia, Arya Wibitomo mengatakan ini merupakan komitmen Sanofi untuk terus meningkatkan kualitas dan meningkatkan kemampuan para dokter.

"Acara ini komitmen dari Sanofi tidak hanya menyediakan obat tapi juga mengupdate ilmu dokter dan ini bentuk edukasi juga," katanya.

Simposium ini berlangsung dalam dua sesi, dengan menghadirkan beberapa pembicara dan juga diskusi.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved