Piala Dunia 2018

Spanyol Terancam Dicoret dari Piala Dunia 2018, Ini Penyebabnya

- Timnas Spanyol terancam dicoret dari putaran final Piala Dunia 2018 karena dugaan intervensi pemerintah terhadap federasi.

Spanyol Terancam Dicoret dari Piala Dunia 2018, Ini Penyebabnya
GABRIEL BOUYS / AFP
Para pemain Spanyol merayakan gol yang dicetak Alvaro Morata (kiri) ke gawang Italia dalam partai kualifikasi Piala Dunia 2018 di Santiago Bernabeu, Madrid, 2 September 2017. 

BANGKAPOS.COM - Timnas Spanyol terancam dicoret dari putaran final Piala Dunia 2018 karena dugaan intervensi pemerintah terhadap federasi.

Dilansir BolaSport.com dari Marca, kasus ini diawali status tersangka korupsi buat Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) Angel Maria Villar.

Untuk mengisi kekosongan, Dewan Olahraga Spanyol (CSD) menginstruksikan RFEF untuk melakukan pemilihan presiden baru.

Baca: Gelandang Tottenham Hotspur Temukan Harta Karun Rp 18 Miliar di Ruang Bawah Tanah

Instruksi ini bisa dianggap FIFA sebagai intervensi terhadap federasi.

Belajar dari kasus Indonesia yang dibekukan pada 2015, FIFA memang bersikap anti terhadap intervensi pemerintah kepada federasi.

Timnas Spanyol saat menjalani sesi latihan di bawah pengawasan pelatih Julen Lopetegui (atas, kanan) di New Condomina Stadium, Murcia, 6 Juni 2017, sehari menjelang duel uji coba versus Kolombia." />
Timnas Spanyol saat menjalani sesi latihan di bawah pengawasan pelatih Julen Lopetegui (atas, kanan) di New Condomina Stadium, Murcia, 6 Juni 2017, sehari menjelang duel uji coba versus Kolombia. (JOSE JORDAN / AFP)

Jika hal itu benar terbukti, FIFA bisa memberikan sanksi tegas kepada timnas Spanyol.

Dua tahun lalu, FIFA mencoret Indonesia dari seluruh turnamen internasional.

Baca: Sebelum Mutilasi, Sang Kakak Mimpi Didatangi Nindy SPG Cantik Dalam Kondisi Berlumuran Darah

Hukuman serupa bisa didapatkan Spanyol, termasuk pencoretan dari daftar peserta putaran final Piala Dunia 2018.

Ancaman serupa sempat membayangi Peru, tetapi akhirnya dituntaskan.

Solusinya? RFEF harus menggelar pemilihan sesuai regulasi internal, bukan dorongan eksternal macam pemerintah. (Bolasport.com)

Editor: fitriadi
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help