Jumlah Laka Meningkat Tahun 2017 di Bateng, Ini Penjelasan Kasat Lantas

Jumlah angka kecelakaan lalulintas (laka) di wilayah hukum Polres Bangka Tengah (Bateng) mengalami peningkatan, Senin (18/12/2017).

Jumlah Laka Meningkat Tahun 2017 di Bateng, Ini Penjelasan Kasat Lantas
Bangka Pos/ Evan Saputra
Kasat Lantas Polres Bateng, Iptu Waliyuddin

Laporan Wartawan Bangka Pos Evan Saputra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Jumlah angka kecelakaan lalulintas (laka) di wilayah hukum Polres Bangka Tengah (Bateng) mengalami peningkatan.

Pada tahun 2016, total jumlah kecelakaan di Bateng berjumlah 31 kasus. Dari jumlah tersebut, 25 orang meninggal dunia, 25 orang luka berat, 13 luka ringan dan total kerugian Rp 131.350.000 juta.

Sedangkan di tahun 2017 mulai Januari hingga 18 Desember jumlah kasus kecelakaan sudah 39 kasus, korban meninggal dunia 32 orang, luka berat 31 orang, luka ringan 21 orang dan kerugian materi menembus angka Rp. 283.750.000.

Kasat Lantas Polres Bateng, Iptu Waliyuddin mengatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan angka laka meningkat. Beberapa diantaranya disebabkan Human eror dan kendaraan yang tidak layak.

"Faktor kedaraan, human eror karena pengetahuan berkendaraan kurang, ada SIM tapi tekni berkendaraan kurang, karena pengaruh miras, main handphone, ngantuk, kedasaran berlalulintas masih kurang," ujarnya,Senin (18/12/2017)

Selain itu, lanjut pria yang akrab disapa Weli ini menyebutkan jalan luruh di wilayah Bateng ikut menjadi pemicu. Pasalnya, melihat jalan lurus dan sepi pengendara terkadang memacu kedanaraan dengan kecepatan tinggi.

"Kadang pengendara membawa kendaraan dengan kecepatan tinggi dan sedang ngantuk. Untuk kecepatan sudah diatur, luar kota 60 kilometer perjam, dalam kota 40 kilomter perjam," paparnya.(*)

Penulis: Evan
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help