Berdebat Makna Sila Pertama Pancasila, Ini 5 Fakta Sosok Cania Citta Irlanie

Cania berdebat soal makna Ketuhanan Yang Maha Esa pada sila pertama Pancasila, yang juga menjadi sumber hukum di Indonesia.

Berdebat Makna Sila Pertama Pancasila, Ini 5 Fakta Sosok Cania Citta Irlanie
Facebook
Cania Citta Irlanie 

BANGKAPOS.COM--Acara Indonesia Lawyers Club (ILC) selalu menyisakan perdebatan hangat di kalangan masyarakat.

Termasuk pula acara ILC pada Selasa (19/12/2017), yang membahas soal peraturan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang zina dan LGBT (lesbian, gay, biseksual, transgender/transeksual).

Beberapa pihak menyebut jika MK melegalkan zina dan LGBT.

//

Banyak pembicara menghadiri acara tersebut, salah satunya adalah Cania Citta Irlanie.

Setelah acara itu, Cania jadi sorotan warganet, karena pernyataan dan cara berpikirnya dianggap kontroversial.

//

Di video cuplikan yang ditayangkan laman Facebook Muslimina, Cania berbicara pada Karni Ilyas, bahwa negara campur tangan terlalu jauh jika negara sampai mengurusi dengan siapa seseorang harus berhubungan seks.

Menurutnya, hal itu tidak sesuai dengan kemerdekaan Indonesia, karena masih mengekang kehidupan warga negaranya.

Ia juga berdebat soal makna Ketuhanan Yang Maha Esa pada sila pertama Pancasila, yang juga menjadi sumber hukum di Indonesia.

Ternyata pendapat Cania tak disepakati sebagian besar warganet.

Menurut mereka, pemikiran Cania terlalu liberal dan bertentangan dengan prinsip agama, serta nilai-nilai yang berkembang di Indonesia.

Namun di akhir acara, mantan Ketua MK Mahfud MD menegaskan bahwa lembaga yang pernah dipimpinnya itu tidak melegalkan zina dan LGBT.

Hubungan antara ayah dan anak dari hasil pernikahan yang tidak sah juga hanya persoalan perdata saja.

Berikut lima fakta Cania Citta Irlanie yang kini ramai dibicarakan warganet, seperti dikutip dari berbagai sumber.

1. Editor di salah satu portal kolom populer dan terkini tentang tokoh dan kebijakan publik.

Portal tersebut memberi ruang bagi para pembaca dengan perspektif tajam dari para pakar dan publik seputar agama, ekonomi, politik, sosial, dan media.

2. Mahasiswi Ilmu Politik Universitas Indonesia yang sedang menulis karya akhir tentang pembangunan redistributif melalui demokrasi langsung di Kerala, India.

3. Pernah bekerja di DPR sebagai staf ahli junior.

4. Pernah melakukan wawancara dengan Awkarin.

Beberapa waktu lalu, Awkarin pernah dipanggil KPAI karena isi Instagramnya dinilai mengandung unsur pornografi.

Saat itu, Cania kemudian melakukan wawancara dengan artis cantik itu.

5. Pernah mendapat surat terbuka dari seorang Blogger bernama Rakhmad Hidayatulloh Permana.

Rakhmad mengungkapkan beberapa ketidaksepakatannya dengan pendapat Cania.

Berikut ini link surat terbukanya.

Selama ini, Cania banyak mengungkapkan opininya di laman media sosial miliknya. (*)

Editor: khamelia
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help