Penambang Kembali Rambah DAS dan Manggrove Rambat Bangka Barat

Penambang TI Tower Ilegal, kembali merambah Daerah Aliran Sungai dan hutan Manggrove desa Rambat, Kecamatan Simpang Teritip Bangka Barat.

Penambang Kembali Rambah DAS dan Manggrove Rambat Bangka Barat
Bangka Pos / Anthoni
Kabag Ops Polres Bangka Barat Kompol Sahbaini saat melakukan penertiban di DAS dan Bakau desa Rambat Kecamatan Simpang Teritip beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sejumlah Penambang TI Tower Ilegal, kembali merambah Daerah Aliran Sungai (DAS) dan hutan Manggrove desa Rambat, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Rabu (20/12/2017) pagi.

Ultimatum yang sebelumnya disampaikan Bupati Bangka Barat H Parhan Ali, Kapolres AKBP Hendro Kusmayadi S.Ik, tak digubris penambang.

Bahkan belum lama ini, Kapolda Babel Brigjen Pol Syaiful Zachri telah membentuk tim pemantau TI Ilegal khusunya yang merambah DAS dan manggrove. Tak hanya Ultimatum, namun tim gabungan telah berulang kali melakukan penertiban dikawasan tersebut.

Pembentukan tim pemantau dan penertiban TI ilegal ini, pasca diterbitkannya Izin pertambang Rakyat (IPR) oleh Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman akhir September 2017 silam.

Kapolsek Simpang Teritip Ipda Kukuh, membenarkan masih maraknya aktifitas TI Tower ilegal yang merambah DAS dan Manggrove desa Rambat. Bahkan aktifitas tersebut telah disampaikan dirinya kepada Kapolres.

" Kemarin sempat berhenti, tapi ini kembali beroperasi lagi. Dan kemarin aktifitas ini sudah saya laporkan ke pimpinan," ujar Kukuh kepada bangkapos.com, Rabu (20/12/2017).(*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help