2018, Toboali dan Payung Bakal Punya Perda RDTR

Kabupaten Bangka Selatan pada tahun 2018 akan memiliki dua perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR),

2018, Toboali dan Payung Bakal Punya Perda RDTR
ist
Paparan peta yang dilakukan dengan Badan Informasi Geospasial dihadiri oleh Kepala Dinas dan staf bidang Tata Ruang juga turut dihadiri oleh anghota DPRD Basel Musani Bujui selaku ketua Pansus RDTR dan Peraturan Zonasi. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Kabupaten Bangka Selatan pada tahun 2018 akan memiliki dua perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), di kawasan perkotaan Toboali dan Perkotaan Payung.

"Setelah kita paparkan peta RDTR Kawasan perkotaan Toboali dan Payung di hadapan Kepala Pusat Pemetaan Tata Ruang dan Atlas BIG dan tim teknis peta, secara geometris peta yang kita susun telah memenuhi standar pemetaan Badan Informasi Geospasial. Selanjutnya, peta tersebut akan kita ajukan ke kementerian Agraria Tata Ruang, Badan Pertanahan Nasional untuk mendapatkan persetujuan substansi,"kata Kepala Dinas PU Ansori didampingi Nopri selaku Kabid Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan Kabupaten Bangka Selatan Selatan, Kamis (21/12/2017)

Ia menambahkan, nantinya dari hasil persetujuan subtansi kementerian ATR BPN yang akan menjadi landasan pengesahan Perda.

"Materi teknis Perda RDTRnya sendiri saat ini pun sudah siap dan akan disampaikan ke DPRD untuk dilakukan pembahasan di tahun 2018 nanti,"lanjutnya

Ansori menjelaskan dengan selesainya peta, diharapkan proses penyusunan Perda RDTR ini bisa segera selesai dan disahkan menjadi produk hukum sehingga pengembangan wilayah di kecamatan Toboali dan Kecamatan Payung bisa dilakukan sesuai pola ruang dan arahan pemanfaatan ruang yang sudah ditetapkan.

Ia menjelaskan pada paparan peta yang dilakukan dengan Badan Informasi Geospasial selain dihadiri oleh Kepala Dinas dan staf bidang Tata Ruang juga turut dihadiri oleh anggota DPRD Basel Musani Bujui selaku ketua Pansus RDTR dan Peraturan Zonasi.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved