Positif Mengandung Metamfetamin, Pilot Citilink Ini Sementara Dilarang Terbang

Pilot maskapai penerbangan Citilink, Kristianto, ditunda penerbangannya. Setelah pilot yang bersangkutan terindikasi positif mengandung metamfetamin.

Positif Mengandung Metamfetamin, Pilot Citilink Ini Sementara Dilarang Terbang
Tribun Kaltim - Tribunnews.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM--Salah seorang pilot maskapai penerbangan Citilink, Kristianto, ditunda penerbangannya. Hal ini dilakukan setelah pilot yang bersangkutan terindikasi positif mengandung metamfetamin.

Indikasi itu didapat dari hasil tes urine yang dilakukan tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Kepulauan Riau (Kepri) saat meninjau kesiapan Bandara Hang Nadim Batam dalam menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru 2018.

Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Wijanardi mengatakan, sampai saat ini pilot yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan tim Dokkes Polda Kepri. Sebab, saat tes urine dilakukan dua kali, hasilnya tetap mengandung zat metamfetamin.

"Tim sedang lakukan tes darah, dan jika dari hasil tes darah tetap mengandung zat metamfetamin, dengan sangat terpaksa pilot yang bersangkutan akan dibawa ke Polda Kepri untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut, apakah hanya sebatas pemakai atau lebih dari itu," kata Didid, Jumat (22/12/2017).

Sementara itu, General Manager (GM) Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Suwarso, mengaku jika benar pilot ini menggunakan narkoba, pihaknya akan meminta kantor kesehatan bandara untuk mengeluarkan rekomendasi yang menyebutkan pilot yang bersangkutan tidak boleh terbang.

"Selanjutnya pilot itu kami serahkan ke pihak kepolisian dan terkait jadwal penerbangan akan tetap dilakukan, tetapi dialihkan dengan jadwal berikutnya," kata Suwarso.

Dia menjelaskan, Kristianto merupakan pilot yang bertugas di maskapai Citilink dengan kode penerbangan pesawat PK-GQU tujuan Palembang-Batam-Kualanamu.

"Pesawat jenis Airbus A320 PK-GQU tersebut sesuai jadwal tiba dari Palembang. Selanjutnya akan terbang ke Kualanamu pada pukul 10.20 WIB," terang Suwarso.

 
//
 
Editor: khamelia
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved