Soal Ucapan dan Atribut Natal, Begini Penjelasan MUI, Polri Akan Tindak Tegas Jika Lakukan Ini

Namun jika terjadi pemaksaan kepada para karyawan, dirinya tidak segan untuk menindak perusahaan tersebut.

Soal Ucapan dan Atribut Natal, Begini Penjelasan MUI, Polri Akan Tindak Tegas Jika Lakukan Ini
(UPI/Tipsy Elves)
Berlapis kristal Swarovski, sebuah baju hangat bertema Natal belum lama ini dijual seharga lebih dari Rp 400 juta 

BANGKAPOS.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum mengeluarkan fatwa terkait mengucapkan selamat Hari Raya Natal kepada Umat Kristen.

Dilansir Warta Kota, Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin mengatakan, sampai saat ini tidak ada larangan bagi seorang muslim melakukan hal tersebut.

"Saya kira silakan saja (menyampaikan selamat Natal), yang tidak boleh itu menggunakan atribut Natal," ujarnya kepada wartawan di kantor MUI, Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2017).

Baca: Ustaz Abdul Somad Ditolak Ceramah di Hong Kong, Turun dari Pesawat Diperlakukan Begini

Ia mengingatkan, MUI melalui fatwa Nomor 56 Tahun 2016, sudah melarang agar perusahaan tidak memaksakan karyawannya yang bukan beragama Kristen, untuk mengenakan atribut Natal.

Walaupun demikian, fatwa tersebut bukanlah dasar bagi organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam maupun kelompok-kelompok pemuda Islam, untuk melakukan sweeping.

"Kewenangan kita adalah memberikan fatwa, yang mengeksekusi adalah pihak keamanan, dalam hal ini Polri," katanya.

Baca: Baru Melahirkan, Suami Tega Giniin Istrinya Sampai Tak Berdaya di Kasur, Mertua Malah Lakukan Ini

Ma'ruf Amin berharap semua pihak, terutama Umat Islam, bisa menjaga suasana yang kondusif dalam menyongsong Hari Raya Natal dan pergantian tahun.

Ia berharap Umat Islam dapat selalu mengedepankan akhlak yang mulia, dan ikut menghargai Umat Kristen.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help