BangkaPos/

Ketua DPRD Babel Dukung Kapolda Hentikan Aktivitas Tambang di Marbuk Eks PT Koba Tin

Untuk itu selain Kapolda, Pemprov Babel dan Pemkab Bateng juga harus mendukung dan ikut tegas mengatasi permasalahan ini.

Ketua DPRD Babel Dukung Kapolda Hentikan Aktivitas Tambang di Marbuk Eks PT Koba Tin
bangkapos.com/zulkodri
Anggota Babinsa Koramil 045 Gaya, bersama anggota Satpol PP Bateng ketika membongkar satu unit ponton TI rajuk yang beraktivitas di Kolong Marbukh eks KK Koba Tin, Selasa (21/04/2015).

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua DPRD Babel Didit Sri Gusjaya ikut mendukung kebijakan Kapolda Babel untuk menghentikan segera aktivitas ilegal maining di eks PT Koba Tin seperti Merbuk, Pungguk dan Kenari.

Didit mendukung langka Kapolda ini karena kerap mendapat laporan dan keluhan warga yang gelisah akibat aktivitas pertambangan ini. Masyarakat takut terjadi banjir akibat akvifitas ilegal ini.

"Ya, masyakarat Koba dan sekitar melaporkan takut terjadi banjir seperti tahun 2015 lalu jika aktivitas itu tidak dihentikan," ujar politisi PDI Perjuangan ini, Selasa (26/12/2017).

Selanjutnya menurut Didit, Pemprov Babel dan Bangka Tengah sejatinya tidak mendapat kontribusi dan retribusi dari aktivitas ini. Sehingga tidak ada untung sama sekali yang diterima oleh Pemprov Babel dan Pemkab Bateng jadi sebaiknya memang dihentikan.

Untuk itu selain Kapolda, Pemprov Babel dan Pemkab Bateng juga harus mendukung dan ikut tegas mengatasi permasalahan ini.

"Saran saya karena ini adalah Wilayah dengan status Wilayah Pecadangan Negara (WPN) maka ada baiknya Pemprov Babel berkoordinasi dengan pihak Kementrian ESDM untuk menentukan kebijakan lain dikemudian hari. Dan saya berharap tidak ada lagi aktivitas penambangan di wilayah ini," kata Didit.

Penulis: Hendra
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help