BNNP Babel Tegaskan Isu Permen Susu Mengandung Narkoba Tidak Benar

Balai Besar POM di Semarang telah melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas dan Badan Narkotika

BNNP Babel Tegaskan Isu Permen Susu Mengandung Narkoba Tidak Benar
Bangkapos/Ryan Agusta
Plt Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Bangka Belitung, AKBP Ikhlas Gunawan 

Laporan wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Bangka Belitung (BNNP Babel), Brigjen Pol Nanang Hadiyanto SH melalui Plt Kabid Pemberantasan BNNP Babel, AKBP Ikhlas Gunawan mengatakan isu permen susu mengandung narkoba atau zat adiktif yang beredar di sejumlah media sosial (medsos) tidaklah benar.

"Sehubungan dengan informasi di media sosial (medsos--red) mengenai produk permen susu yang diduga mengandung narkoba yang beredar di Banyumas, Badan POM RI memandang perlu memberikan penjelasan," kata Ikhlas di sela-sela konferensi pers yang digelar pihak BNNP Babel di gedung BNNP Babel, kawasan Air Itam, Kota Pangkalpinang, Rabu (27/12) sore.

Dijelaskannya lebih lanjut, isu mengenai peredaran permen susu yang diduga mengandung narkoba di Banyumas tidak benar.

Balai Besar POM di Semarang telah melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyumas terkait isu atau pemberitaan bahwa ada seorang anak yang diduga lemas setelah mengonsumsi permen susu.

Terkait isu tersebut pihaknya (BNNP Babel) sebelumnya telah mendapatkan informasi dari Badan POM RI.

Selain itu rincinya lagi, hasil penelusuran menunjukkan bahwa ada 4 (empat) orang anak yang mengonsumsi permen yang sama dan hanya 1 (satu) anak yang sakit, sedangkan yang lain dalam keadaan sehat.

Selanjutnya diketahui bahwa anak tersebut sakit demam dan diberi obat penurun panas yang mengandung Ibuprofen.

"Permen susu yang diisukan mengandung narkoba tersebut telah terdaftar di Badan POM RI, yaitu Pindy Kembang Gula Lunak Rasa Susu dan Stroberi dengan nomor izin edar BPOM RI MD 224510008005 diproduksi oleh PT. Inasentra Unisatya – Kabupaten Bogor. Izin edar diterbitkan Badan POM RI setelah dilakukan evaluasi terhadap aspek keamanan, mutu, dan gizi produk termasuk proses produksi serta labelnya," terangnya.

Bahkan ditegaskannya jika kasus permen mengandung narkoba telah beberapa kali merebak melalui media sosial, namun hasil pengujian laboratorium Badan POM RI terhadap produk yang diisukan tersebut menunjukkan tidak mengandung narkoba dan zat adiktif (negatif). (*)

Penulis: ryan augusta
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved