KM Amerika Masih Misteri di Laut Bangka, Begini Kronologis Penemuannya

Kapal tak berpenghuni dilihat oleh nelayan kita sekitar 12 mil dari Pulau Toti sebelah timur di seputaran titik koordinat 00.55105.14.

KM Amerika Masih Misteri di Laut Bangka, Begini Kronologis Penemuannya
Ist
Tugboat KM Amerika di tengah laut. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

 BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Keberadaan Kapal (Tugboat) KM Amerika di Perairan Bangka, masih misteri. Begini kronologis penemuannya oleh Nelayan Sungailiat Bangka.

"Bermula saat nelayan asal Sungailiat pergi menangkap ikan di laut. Saat sedang melaut perahu nelayan ini secara tak sengaja melintasi kapal tugboat misterius. Saat itulah nelayan kita melihat bahwa tidak ada kehidupan di kapal tersebut. Kapal Tugboat terlihat tidak berpenghuni," kata Ketua HNSI Bangka, Ridwan, Rabu (27/12/2017), mengutip laporan nelayan.

Baca: Nelayan Temukan Kapal Amerika Terombang-Ambing Tak Berpenghuni di Perairan Bangka

Temuan ini terjadi, Selasa (26/12) petang, sekitar Pukul 15.00 WIB. Nelayan yang tak mau disebutkan namanya sempat memotret kondisi kapal atau tugboat 'tak bertuan' lalu melaporkan kepada HNSI Bangka, setelah mereka merapat di pelabuhan.

"Kapal tak berpenghuni dilihat oleh nelayan kita sekitar 12 mil dari Pulau Toti sebelah timur di seputaran titik koordinat 00.55105.14. Nelayan yang tidak mau disebut namanya ini menyatakan bahwa ketika itu mereka kebetulan melintas di kapal yang hanyut dan tak berpenghuni," kata Ridwan, masih mengutip pengakuan nelayan.

Sayang, lanjut Ridwan, tak satu pun nelayan yang berani mendekat, apalagi naik ke tugboat. Alasan nelayan karena mereka takut terjadi sesuatu tak diinginkan di dalam kapal.

"Menurut nelayan tadi bahwa mereka awalnya sempat mau mendekat, tapi karena tugboat tak berpenghuni, sehingga mereka takut untuk mendekat, dan membiarkan tugboat terombang-ambing," jelasnya.

Ridwan mengaku sudah melaporkan temuan nelayan tadi ke berbagai pihak terkait. Dia berharap pihak berwenang dapat menindak-lanjuti, guna mengantisipasi hal-hal tak diinginkan.

"Yang jelas, kalau melihat posisi arus sekarang, ini adalah arus utara dan angin utara. Sehingga kemungkinan besar sekarang kapal tersebut sudah hanyut ke seputaran Perairan Karang Tanjing, luar Tuing (Riausilip Bangka)," katanya.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help