Home »

Lokal

» Bangka

Raperda TSJL Disahkan, Bupati Diharapkan Segera Bentuk Forum Komunikasi CSR

DPRD Kabupaten Bangka menyetujui dan mengesahkan raperda tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan di Kabupaten Bangka

Raperda TSJL Disahkan, Bupati Diharapkan Segera Bentuk Forum Komunikasi CSR
istimewa
Ketua Pansus XII DPRD Kabupaten Bangka, Imelda

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--DPRD Kabupaten Bangka menyetujui dan mengesahkan raperda tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perseroan di Kabupaten Bangka,di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Bangka, Rabu (27/12/2017) 

Pengesahan raperda tersebut, menurut Ketua Pansus XII Imelda sangat penting mengingat penerapannya selama ini masih dilaksanakan secara sukarela dan cenderung tidak terkoordinir.

Sehingga TJSL yang seharusnya dapat menjadi bagian dalam memajukan daerah dianggap sebagai bagian dari beban dan tanggung jawab moral atau etika perusahaan semata dalam melaksanakan usahanya, belum menjadi kewajiban dan komitmen yang sinergis dengan berbagai program pemerintah daerah.

"Kondisi ini menyebabkan pelaksanaan dan pengawasan terhadap TJSL seolah tidak dilakukan dan kurang memberikan manfaat yang signifikan bagi kemajuan daerah," ungkap Imelda saat membacakan laporan Pansus XII DPRD Kabupaten Bangka.

Untuk itulah maka DPRD mengusulkan raperda TJSL agar Kabupaten Bangka perlu menyusun raperda tentang TJSL sebagai payung hukum dan pengaturan pelaksanaannya.

Diakuinya berdasarkan hasil pembahasan terhadap raperda TJSL di Kabupaten Bangka maka Pansus XII menyarankan, sasaran dari raperda tentang TJSL perseroan di Kabupaten Bangka hal ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang perseroan terbatas.

Namun disebutkan pada Pasal 3 tentang tanggung jawab sosial perusahaan di Kabupaten Bangka bahwa selain perseroan yang wajib melaksanakan TJSL juga diwajibkan pada perusahaan lainnya yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang sumber daya alam 

Selain itu juga Pansus XII meminta agar setelah raperda TJSL disahkan,  bupati dan jajarannya segera membentuk tim fasilitator atau forum komunikasi CSR sebagai pengelola TJSL di Kabupaten Bangka.

"Bentuk TJSL yang akan dilaksanakan oleh perseroan meliputi program pembangunan kapasitas masyarakat dan/atau program pemberdayaan masyarakat, dan/atau kemitraan, dan/atau program amal berbentuk sumbangan, dan/atau donasi sesuai dengan kesepakatan bersama yang telah dimunculkan dalam APBD Kabupaten Bangka," jelas Politisi dari Partai Golkar ini.

Ditegaskan Imelda bagi perusahaan yang tidak melaksanakan TJSL akan dikenai sanksi administratif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help