Resah Keberadaan Kapal Compreng, Puluhan Nelayan Sadai Datangi Kantor Kades

Puluhan nelayan Desa Sadai, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan berkumpul di kantor Kepala Desa, Rabu (27/12/2017) siang

Resah Keberadaan Kapal Compreng, Puluhan Nelayan Sadai Datangi Kantor Kades
Bangka Pos / Riki Pratama
Puluhan masyarakat nelayan Desa Sadai berkumpul di kantor Kepala Desa, Rabu (27/12/2017) siang 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Puluhan nelayan Desa Sadai, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan berkumpul di kantor Kepala Desa, Rabu (27/12/2017) siang.

Kedatangan mereka menyampaikan keluh kesah mengenai keberadaan kapal compreng  yang terlalu dekat dengan wilayah pencarian ikan tradisonal, sehingga mempengaruhi hasil tangkap mereka.

Nurdin Toko adat Desa setempat yang juga sebagai nelayan itu mengatakan dihadapan Kades serta perwakilan anggota Airud dan TNI AL menyampaikan keluhanya ia merasa keberadaan kapal compreng terlalu dekat dengan wilayah tangkap para nelayan tradisonal.

"Saya menyampaikan keluhan nelayan kecil, terkait banyak compreng beropearasi disana, masyarakat Sadai sangat krisis penghasilan karena compreng, kalau bisa, jangan terlalu dekat bagan, tolonglah bagaimana supaya menjauh dari wilayah tangkap nelayan Sadai,"kata Nurdin

Nurdin menambahkan bahwa pihak nelayan tidak melarang mereka untuk bersama sama mencari ikan, namun menurutnya kapal compreng tersebut mencari jangan dekat dengan wilayah tangkap nelayan tradisonal.

"Kami bukan melarang, tetapi sebaiknya menjauh jaraknya, kasian nelayan kecil tidak mendapatkan hasil,"lanjutnya

Menurut Kamarudin Nelayan lainnya,  jarak  ideal seharusnya kapal compreng beroperasi yakni 30 mil dari tepi pantai, sehingga tidak menyebabkan nelayan tradisional terganggu akibatnya.

"Mengenai kapal compreng sudah melampai batas operasinya, saya minta untuk menjauhkan dari bagan, kalau bisa jarak dari pantai 30 mil, ini permintaan seluruh nelayan kecil dari bagan,"lanjutnya(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved