Nekat Pasutri Ini Jual Motor Rental, Istri Tertangkap Suami DPO

Satu unit sepeda motor Yamaha Mio Sporty tanpa plat nomor, Jumat (29/12/2017) terparkir dibagian samping Polsek Tanjungpandan, Belitung.

Nekat Pasutri Ini Jual Motor Rental, Istri Tertangkap Suami DPO
Bangka Pos/Disa Aryandi
Sepeda motor Yamaha Mio Putih milik korban Rohani, Jumat (29/12) berada di Polsek Tanjungpandan untuk diamankan sebagai barang bukti. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Satu unit sepeda motor Yamaha Mio Sporty tanpa plat nomor, Jumat (29/12/2017) terparkir dibagian samping Polsek Tanjungpandan, Belitung.

Kendaraan tersebut, merupakan barang bukti hasil kejahatan seorang tersangka bernama Supriyono (33).

Tersangka itu, sudah menjual sepeda motor tersebut kepada seseorang di Jalan Anwar Dalam, Tanjungpandan.

Tersangka menjual sepeda motor tersebut, bersama istrinya, Anida (30).

Dari dua orang warga Air Kelubi, Desa Perawas, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung itu, polisi baru menciduk satu orang tersangka.

"Untuk suami nya sudah kabur ke luar Belitung. Otak pelaku nya memang suami nya (Supriyono), dan saat menjual sepeda motor itu Anida memang ikut jual. Sementara yang baru bisa kami amankan Anida, kalau suaminya DPO," kata Kapolsek Tanjungpandan AKP Gineung Pratidina kepada posbelitung.com, Jumat (29/12/2017).

Korban atau pelapor dari kejahatan itu, Rohani (55) warga Jalan Masda Adi Sucipto, Kelurahan Parit. Sepeda motor yang dijual oleh tersangka, kendaraan rental milik korban. Tersangka menyewa sepeda motor itu, Rabu (27/12/2017).

"Setelah di sewa dua orang ini, langsung dijual. Alasan pelaku menjual, karena kendaraan itu sudah rusak dan dibawa oleh tersangka dari jawa. Plat nomornya juga sudah dicopot tersangka," ucapnya.

Sepeda motor itu, dijual oleh tersangka sebesar Rp 1.800.000,- dan tersangka menyewa sepeda motor tersebut sebesar Rp 60.000,-. Hingga akhirnya sepeda motor yang berindentitas BN 7757 FS itu tidak kunjung pulang, pemilik kendaraan mengecek kerumah tersangka.

"Ternyata sudah dijual mereka, dan korban langsung melaporkan. Untuk kerugian nya Rp 4 juta. Sementara pasal yang kami kenakan 378 atau 372 KUHPidana, penipuan atau penggelapan," jelasnya. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help