Wanita Ini Tewas Dibunuh Nasabah dan Sopir Pribadi Gegara Sering Kasar saat Nagih Utang

Seorang ibu rumah tangga yang memiliki jasa usaha peminjaman uang tewas di tangan nasabah dan sopir korban sendiri.

Wanita Ini Tewas Dibunuh Nasabah dan Sopir Pribadi Gegara Sering Kasar saat Nagih Utang
KOMPAS.com/Eko Setyo Martono
Aparat Polres Ngawi menggiring tersangka Bima ke sel tahanan Mapolres Ngawi karena membunuh majikannya, Kamis (28/12/2017. 

BANGKAPOS.COM, NGAWI - Seorang ibu rumah tangga asal Dusun Jambe, Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, yang memiliki jasa usaha peminjaman uang tewas di tangan nasabah dan sopir korban sendiri.

Sulasih (53) tewas dibunuh Niharul Imah alias Soimah (nasabah) dan Bima Ramadhani setelah menagih sisa utang yang belum dibayar.

"Soimah dan Bima membunuh Sulasih karena sakit hati dicecar dengan kata-kata yang kasar oleh korban saat menagih sisa utang yang belum dibayar. Kedua pelaku membunuh korban di kediamannya, Jumat (22/12/2017), dan tertangkap kemarin, Rabu (27/12/2017)," ujar Kasubag Humas Polres Ngawi AKP Eko Setyo Martono, Kamis (28/12/2017) siang.

Eko menuturkan, sebelum naas menimpa Sulasih, korban menagih sisa utang Rp4 juta kepada Soimah.

Baca: Cinta Ditolak, Pemuda Ini Nekat Habisi Mahasiswi, Jenazahnya Disetubuhi

Namun, saat menagih sisa utang, Sulasih mengeluarkan kata-kata kasar kepada Soimah.

Tidak hanya itu, Sulasih juga memaki Bima, sopir pribadinya, karena sebagai orang yang menghubungkan gagal menagih utang nasabahnya.

Tak terima dengan makian korban, kata Eko, Soimah dan Bima merencanakan pembunuhan terhadap Sulasih.

Sebagai langkah awal, keduanya meracuni korban dengan racun tikus.

Namun, aksi pertamanya gagal. Sulasih masih tetap hidup.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help