73 Anak di Puding Besar Ikuti Sunatan Massal

Inikan masa liburannya, jadi waktu yang baik juga melaksanakan kegiatan khitanan massal ini, apalagi lagi sekarang

73 Anak di Puding Besar Ikuti Sunatan Massal
Bangkapos/Edwardi
Bupati Bangka H. Tarmizi Saat meninjau pelaksanaan sunatan massal se-Kec Puding Besar di Desa Labu, Sabtu (30/12). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi


BANGKAPOS.COM, BANGKA – Dalam rangka mengisi liburan sekolah sebanyak 73 anak Kecamatan Puding Besar mengikuti sunatan (khitanan) massal Pemkab Bangka bekerjasama dengan Puskesmas Puding Besar di Desa Labu, Sabtu (30/12/17).

Tampak hadir Bupati Bangka H. Tarmizi Saat meninjau dan memberikan semangat kepada anak-anak yang akan dikhitan massal.

Bupati juga menyerahkan beberapa bantuan kepada anak yang sudah disunat, seperti kain sarung, peci dan lainnya.


Bupati Bangka Tarmizi mengungkapkan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk perhatian kepada generasi muda sebagai penerus tongkat estafet daerah ini.

"Bentuk perlindungan sosial kita kepada masyarakat terutama anak-anak kita semuanya, kesempatan ini kita lakukan di Kecamatan Puding Besar ada 73 anak yang melakukan sunatan massal dan semuanya gratis," katanya.


Sunatan massal ini merupakan kegiatan rutin dan bertujuan selain sebagai kewajiban dalam agama Islam, juga untuk membantu masyarakat yang ekonominya kurang mampu untuk mengkhitanan anaknya.

"Inikan masa liburannya, jadi waktu yang baik juga melaksanakan kegiatan khitanan massal ini, apalagi lagi sekarang ini, hal yang sangat diperlukan masyarakat, kalau khitan sendiri lumayan mahal biayanya," imbuhnya.

Bupati menambahkan kegiatan khitanan massal ini merupakan salah satu upaya Pemkab Bangka untuk lebih memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat dan dirasakan langsung masyarakat.


"Ini upaya kita dalam mensyiarkan agama, dan juga meningkatkan upaya pembinaan mental spiritual kepada Tuhan Yang Maha Esa," katanya.


Kegiatan khitanan massal ini diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang semakin cinta akan agama.


"Sunat ini kan merupakan hal yang wajib bagi laki-laki, selain mengikuti syariat islam. Juga untuk menjaga kebersihan," ingatnya.


Kedepan Tarmizi mengharapkan semua unsur masyarakat untuk semakin peduli kepada masyarakat, karena sebagai makhluk sosial sifat kebersamaan dan saling tolong menolong merupakan salah satu ibadah dan merupakan implementasi hubung manusia dengan manusia.

Tarmizi mendoakan anak-anak yang dikhitan  menjadi anak-anak yang soleh dan dapat menjadi kebanggaan orang tuanya.


"Mungkin salah satu dari mereka nanti bisa menjadi orang besar, kita doakan semuanya," doa bupati.(*)

Penulis: edwardi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help