Kenapa Banyak Orang Sangat Suka Bakso, Ahli Nutrisi Ini Menjawabnya

Sedemikian populer dan disukai, warung mi bakso bisa ditemui di ujung propinsi Nanggroe Aceh Darussalam hingga tanah Papua

Kenapa Banyak Orang Sangat Suka Bakso, Ahli Nutrisi Ini Menjawabnya
Bakso Sumber Selera
Bakso, salah satu kuliner Indonesia yang sangat dekat dengan masyarakat. 

Belum lagi teman makan bakso: mulai dari berbagai olahan tepung rafinasi sebut saja mi, bihun, soun, kwetiau – hingga nasi putih dan kucuran kecap, saus berwarna merah mirip tomat atau pemberi rasa pedas peningkat nafsu makan.

Jika mau jujur, penyusun Tabel Komposisi Bahan Pangan akan stres sendiri saat mengurai kandungan nutrisi semangkuk mi bakso.

Apalagi, masih ada semangkuk bakso yang dijual seharga 3000 rupiah saja di ‘abang-abang pikulan’ seputar gang di ujung Serpong.

Semakin kampungan, semakin mi dan baksonya tidak bergizi, serta saus merahnya menyala, ditambah micin, malah semakin enak sedap, kata salah seorang pecinta bakso sejati.

Kembali pada pertanyaan awal: Kenapa saya suka banget sama bakso? – barangkali jawabannya bukan di bakso itu sendiri, melainkan pada si ‘saya’ yang bertanya.

Masalahnya, bisa jadi si pecinta bakso belum mengenal makanan lain yang mampu menyaingi bakso.

 
Sejujurnya, tidak ada istilah makanan itu enak atau tidak enak. Menjadi enak atau disukai justru karena dibiasakan, diajari pada awalnya.

Anak-anak yang sejak usia tumbuh kembang hanya terpapar dan terkondisikan dengan makanan yang itu-itu saja, dapat dipastikan preferensi atau rentang pilihan makanannya di usia dewasa tidak banyak.

Saya mencermati keluarga-keluarga milenial saat ini atau bahkan satu generasi sebelumnya – di mana peran ibu di rumah jauh lebih sedikit ketimbang kiprahnya di kantor atau sebagai pencari nafkah, entah sebagai orang tua tunggal atau pendamping suaminya.

Menghadapi tantangan ‘besok mau makan apa?’ bagi perempuan masa kini terasa lebih berat ketimbang ‘besok mau mengejar target apa?‘ di kantor.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help