45 Persen Ekonomi Babel Masih Bergantung Tambang, Pindah ke Pariwisata Harus Pelan-pelan

Suatu saat pariwisata sudah diatas pertambangan baru kita buat regulasinya. Sekarang kalau kita mau buat tidak mungkin

45 Persen Ekonomi Babel Masih Bergantung Tambang, Pindah ke Pariwisata Harus Pelan-pelan
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan menyebutkan 45 persen ekonomi Babel masih bergantung pada sektor pertambangan.

Hal ini diutarakan Erzaldi beberapa waktu lalu dalam pertemuan bersama pemimpin media di Babel.

"Ketergantungan kita pada timah itu masih 45 persen ekonomi, kalaupun kita mau pindah ke pariwisata ini harus pelan-pelan, bukan berarti langsung plek meninggalkan timah langsung beralih ke pariwisata, saya rasa tidak siap," kata Erzaldi dihadapan para pemimpin media, Jumat (29/12/2017).

Menurutnya, untuk membangun pariwisata dimulai dari sekarang, dengan kondisi yang masih cukup stabil. Lanjutnya, jika suatu saat pariwisata lebih dominan dari pertambangan baru akan diatur regulasinya.

"Membangun pariwisata kita ketika kita masih kuat, ketika suatu saat nanti pariwisata sudah diatas pertambangan baru kita buat regulasinya. Sekarang kalau kita mau buat regulasi menghapuskan tambang tidak mungkin," ujarnya.

Ia mencontohkan daerah yang baru-baru ini ditinggalkan tambang, berdampak pada ekonomi masyarakatnya yang langsung melesu.

"Enggak usah jauh-jauh, Tempilang begitu ribut dan lari ekonominya langsung terjun payung anjlok. Kasian pedagang-pedagang disana. ini secara tidak langsung ini stimulan tapi kita harus hati-hati bersikap," kata Erzaldi.

Penulis: krisyanidayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help