Tikam Aparat Desa Hingga Tewas, Honorer Ini Terancam Hukuman Tujuh Tahun Penjara

Dia (Dani) mengakui merasa terancam melakukan perbuatan itu, dalam peristiwa itu ia dalam keadaan mabuk

Tikam Aparat Desa Hingga Tewas, Honorer Ini Terancam Hukuman Tujuh Tahun Penjara
Bangkapos/Riki
Kasat Reskrim Polres Basel AKP Rio 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Kasat Reskrim Polres Basel AKP Rio menjelaskan bahwa pelaku penusukan yang dilakukan oknum honorer Dani Putra Tama (28) warga, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan terhadap korbannya Fahrurozi (28) warga Desa Tanjung Labu terancam hukuman tujuh tahun penjara.

Rio menjelaskan bahwa penusukan terjadi, murni Dani yang melakukannya karena ia ingin membela temannya yang terlebih dahulu dipukul oleh korban Fahrurozi, pada Senin (1/1/2018) malam di pantai Lampu Desa Tanjung Labu.

Akibat perbuatan tersangka, Dani dikenakan pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman maksimal penjara 7 tahun.

Sementara dari hasil pemeriksaan kepolisian tidak ada unsur perencanaan penusukan yang dilakukan Dani terhadap korban Fahrurozi.

"Dia (Dani) mengakui merasa terancam melakukan perbuatan itu, dalam peristiwa itu ia dalam keadaan mabuk ,semuanya mabuk, ketika sedang berjoget di acara musik di pantai lampu, mereka ini mungkin karena bersenggolan korban marah dan memukul terlebih dahulu, "kata Rio kepada wartawan, Selasa (2/1/2018)

Rio juga menambahkan antara korban dengan tersangka tidak saling kenal, hanya saja tersangka Dani berada di Desa Tanjung Labu karena memiliki istri yang merupakan orang Desa tersebut, dan ia sudah berada di Desa itu sejak Kamis 30 Desember lalu.

"Ia tidak kenal dengan korban, ia melakukan penusukan karena melihat temannya dipukul dan juga pengaruh minuman , tidak ada motif lain, tetapi karena ia setia kawan ingin membela temannya yang di pukul hingga pingsan oleh korban,"lanjutnya

Rio mengatakan bahwa, Dani berada di Desa menginap di rumah orang tua istrinya, dan pada malam pergantian tahun ia bersama empat temannya Rudi, Imil, Unyil dan Bang Ge yang merupakan warga Desa Tanjung Labu menikmati acara musik di pantai lampu.

"Hingga hari ini pemeriksaan terus kita lakukan, kita tidak mendapatkan adanya tersangka lainnya yang terlibat, jadi hanya satu inilah, karena dia mengaku telah melakukanya,"ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Riki Pratama
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help